Breaking News

Keuangan Daerah

APBD dan REALISASI 2015-2017

Realisasi pendapatan Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2017 mencapai Rp64,82 Triliun, sebanyak Rp50,72 Triliun atau 78,2% telah dibelanjakan

Anggaran pendapatan DKI Jakarta di tahun 2018 mencapai 66,03 Triliun Rupiah atau naik sebesar 5,7% dibanding anggaran tahun 2017. Realisasi pendapatan Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2017 mencapai Rp64,82 Triliun atau telah memenuhi target dari anggaran yang telah ditetapkan. Jumlah tersebut meningkat 20,5% dari realisasi pendapatan tahun 2016 yakni Rp53,78 Triliun. Dibanding tahun 2015 dan 2016, hanya tahun 2017 yang telah memenuhi target pendapatan.

Gambar 1 Anggaran dan Realisasi 2015-2017

Dari Rp64,82 Triliun realisasi pendapatan Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2017, sebanyak Rp50,72 Triliun atau 78,2% telah dibelanjakan. Persentase pembelanjaan ini menurun dari tahun 2016 dan 2015 seiring dengan bertambahnya pendapatan.

Gambar 2 Persentase Belanja Daerah dan Sisa 2015-2017

Sebanyak 67,7% realisasi pendapatan Pemprov DKI Jakarta tahun 2017 berasal dari Pendapatan Asli Daerah yang meliputi Pendapatan Pajak Daerah, Pendapatan Retribusi Daerah, Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, dan Pendapatan Asli Daerah Lain-lain yang Sah. Sebanyak 29,3% lainnya berasal dari Pendapatan Transfer yang merupakan Dana Perimbangan dari pemerintah pusat yang sebagian besar merupakan Dana Bagi Hasil Pajak, serta 3% sisanya dari Pendapatan Lain-lain yang Sah.

Gambar 3 Distribusi Realisasi Pendapatan dan Realisasi Belanja Daerah 2017

Sedangkan 78,19% realisasi belanja daerah dialokasikan untuk Belanja Operasi yang meliputi Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, dll; sebanyak 21,78% untuk Belanja Modal yang meliputi Belanja Tanah, Belanja Peralatan dan Mesin, Belanja Gedung dan Bangunan, dll. Sedangkan, Belanja Tak Terduga hanya 0,03% dari distribusi Belanja Daerah.

Sumber data : Badan Pengelola Keuangan Daerah Prov DKI Jakarta
Penulis : Adhitya Akbar
Editor   : Hepy Dinawati