Breaking News

Penanggulangan Bencana

Distribusi Logistik dan Peralatan Kejadian Bencana 2019

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah, mayoritas barang logistik yang disalurkan pada saat bencana adalah masker dan distribusi terbanyak ke Jakarta Barat

Selama periode Januari – September 2019, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mendistribusikan 21 jenis barang dengan jumlah total 28.428 barang ke wilayah-wilayah yang terkena dampak dari bencana, seperti kebakaran, banjir, tanah longsor, dll. Barang yang telah didistribusikan tersebut di antaranya 18.250 pak masker, 1.844 matras, 1.788 kaleng biskuit, 1.494 paket lauk pauk, 1.181 pasang seragam sekolah, 781 paket makanan tambahan gizi, 660 buah mukena, 521 paket sandang, 487 dus air mineral, dan 413 terpal. Kesepuluh jenis barang tersebut mewakili 96,5% dari jumlah total barang.

Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Jenis dan jumlah barang yang didistribusikan ke masing-masing wilayah tidaklah sama, tergantung dari kebutuhan wilayah tersebut. Di Jakarta Barat misalnya, pendistribusian sebanyak 18 jenis barang dengan jumlah 12.726 barang, 8.250 di antaranya adalah masker. Di Jakarta Utara dan Selatan, barang yang mayoritas didistribusikan juga masker dengan jumlah masing-masing 4.000 dan 2.000 buah. Sementara itu, di Jakarta Timur tidak mendapat jatah masker tetapi lebih banyak mendapat biskuit. Di Jakarta Pusat distribusi paket lauk pauk, air mineral, dan biskuit sama banyak. Selain ke wilayah sendiri, Pemprov DKI juga mendistribusikan barang ke Jambi sebagai bentuk bantuan yaitu berupa 4.000 pak masker dan 120 matras pada bulan September.

Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Bila dilihat dari bulan, pendistribusian jumlah barang terbanyak di bulan Juli dengan jumlah 6.097 barang dari 13 jenis barang, 4.000 di antaranya adalah masker. Pendistribusian tersedikit di bulan Juni dengan jumlah 823 barang dari 5 jenis barang, dengan mayoritas paket lauk pauk, biskuit, dan air mineral. Hanya bulan Maret, April, dan Juni yang tidak mendistribusikan masker. Matras juga hampir didistribusikan setiap bulan, kecuali bulan Februari. Begitupun dengan paket lauk pauk hanya tidak terdistribusikan di bulan September.

Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumber : Badan Penanggulangan Bencana daerah
Penulis : Adhitya Akbar
Editor   : Hepy Dinawati