Breaking News

Ekonomi

EKSPOR-IMPOR DKI JAKARTA 2010-2018

Pada tahun 2018, nilai ekspor melalui DKI Jakarta mencapai 54,5 Miliar USD,  sedangkan nilai impornya mencapai 93,9 Miliar USD

Sebagai salah satu unsur ekonomi makro, ekspor dan impor memainkan peranan penting dalam kestabilan ekonomi, khususnya harga-harga, tidak terkecuali di wilayah ibukota DKI Jakarta. Pada tahun 2018, nilai ekspor melalui DKI Jakarta mencapai 54,5 Miliar USD yang merupakan nilai ekspor tertinggi sejak 1999 atau naik 5,5% dari tahun 2017. Sedangkan, nilai impor mencapai 93,9 Miliar USD yang merupakan nilai impor tertinggi kedua sejak 1999 atau naik 14,9% dari tahun 2017. Impor tertinggi pernah dicapai di tahun 2012 dengan nilai 96,9 Miliar USD.

Gambar 1 Ekspor Dan Impor Melalui DKI Jakarta 2010-2018

Neraca perdagangan merupakan selisih antara nilai ekspor dengan impor, diukur menggunakan mata uang yang berlaku.  Neraca positif artinya terjadi surplus perdagangan yaitu nilai ekspor lebih tinggi dari impor dan sebaliknya untuk neraca negatif.

Pada tahun 2018, neraca perdagangan bernilai -39,4 Miliar USD. Artinya, nilai impor lebih tinggi 39,4 Miliar USD dari ekspor. Neraca perdagangan melalui DKI Jakarta berada di titik terendahnya pada tahun 2012 dengan nilai -57,3 Miliar USD. Neraca perdagangan pernah bernilai positif di tahun 1999, 2000, 2002, dan terakhir 2003.

Gambar 2 Neraca Perdangan DKI Jakarta 2010-2018

Di tahun 2018, nilai ekspor melalui DKI Jakarta mencapai 54,5 Miliar USD, sementara nilai ekspor produk DKI Jakarta mencapai 9,9 Miliar USD atau berkontribusi sebesar 18,3%. Kontribusi produk DKI tertinggi dicapai di bulan Juni dengan 19,1%, sedangkan terendah di bulan Januari dengan 17,3%. Berdasarkan pelabuhan angkut, sebanyak 88% Ekspor melalui pelabuhan Tanjung Priok dan 12% melalui bandara Soekarno-Hatta. Berdasarkan kelompok barang utama, sektor migas hanya menyumbang 0,12%, sedangkan non-migas 99,88%.

Gambar 3 Persentase Ekspor Produk DKI Jakarta 2018

Sumber : Badan Pusat Statistik DKI Jakarta
Penulis : Adhitya Akbar
Editor   : Hepy Dinawati