Breaking News

Perdagangan

EKSPOR IMPOR DKI JAKARTA MENURUT KOMODITAS DAN NEGARA

Mesin/peralatan listrik dan mesin-mesin/pesawat mekanik adalah dua komoditas ekspor dan impor DKI Jakarta dengan nilai terbesar di tahun 2019

Pada 2019, 10 komoditas utama ekspor DKI Jakarta berkontribusi sebesar 63% terhadap total ekspor DKI Jakarta. Tidak berbeda jauh, 10 komoditas utama impor DKI Jakarta juga turut berkontribusi sebesar 64% dari total impor.

Kesepuluh komoditas utama ekspor dan impor tersebut tergambar pada grafik berikut :

Sumber: Badan Pusat Statistik

Nilai komoditas ekspor terbesar di tahun 2019 adalah mesin/peralatan listrik senilai 4.950 Juta USD, lalu mesin-mesin/pesawat mekanik senilai 4.098 Juta USD, mainan senilai 3.454 Juta USD, dan seterusnya.

Sumber: Badan Pusat Statistik

Nilai komoditas impor terbesar di tahun 2019 adalah mesin-mesin/pesawat mekanik senilai 16.317 Juta USD, lalu mesin/peralatan listrik senilai 13.764 Juta USD, kendaraan dan bagiannya senilai 6.242 Juta USD, dan seterusnya.

Ekpor menurut negara tujuan tergambar pada grafik berikut :

Sumber: Badan Pusat Statistik

Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor dengan nilai terbesar dari DKI Jakarta dengan nilai 9.250 Juta USD. Berikutnya terdapat Jepang dengan nilai 4.810 Juta USD, Cina dengan nilai 4.082 Juta USD, Filipina dengan nilai 4.032 Juta USD dan seterusnya dalam jajaran nilai ekpor terbesar. Sementara itu, Cina menjadi negara tujuan ekspor dengan volume terbesar yakni 2,51 Juta Ton, disusul Jepang 1,23 Juta Ton dan Amerika Serikat 1,19 Juta Ton.

Impor menurut negara asal tergambar pada grafik berikut:

Sumber: Badan Pusat Statistik

Cina menjadi negara pengimpor dengan nilai dan volume terbesar bagi DKI Jakarta dengan nilai 25.862 Juta USD dan volume 8,44 Juta Ton. Berikutnya terdapat Jepang dengan nilai 12.433 Juta USD, Thailand dengan nilai 6.496 Juta USD, Republik Korea dengan nilai 5.576 Juta USD dan seterusnya dalam jajaran nilai impor terbesar.

Sumber : Badan Pusat Statistik DKI Jakarta
Penulis : Adhitya Akbar
Editor   : Hepy Dinawati