Breaking News

Pariwisata & Kebudayaan

Event Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tahun 2015-2019

Jakarta International Expo (JIExpo) dan Jakarta Convention Center (JCC) merupakan tempat yang paling sering digunakan dalam event pariwisata dan kebudayaan di DKI Jakarta

Industri pariwisata DKI Jakarta merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus melakukan upaya dalam memaksimalkan potensi destinasi wisata. Upaya memaksimalkan destinasi wisata yang dilakukan diantaranya yaitu penataan kawasan dan revitalisasi tempat wisata. Penataan kawasan seperti yang dilakukan di kawasan Kota Tua yaitu dengan penataan kaki limanya, selain itu penataan kedai makan yang ada di jalan Sabang. Sementara revitalisasi tempat wisata yang berpotensial seperti pada revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan Taman Benyamin Sueb.

Dari bagan di atas terlihat bahwa, jumlah event pariwisata dan kebudayaan di DKI Jakarta pada tahun 2018 meningkat sangat signifikan. Tercatat pada data Disparbud sebanyak 465 event pariwisata dan kebudayaan yang diselenggarakan di DKI Jakarta. Sementara jumlah event yang telah diselenggarakan hingga pertengahan November 2019 yaitu sebanyak 218 event. Jumlah ini masih akan terus bertambah mengingat di bulan November dan Desember sudah ada agenda event pariwisata dan kebudayaan yang akan diselenggarakan di Jakarta. Salah satu agenda event yang diselenggarakan di Jakarta yaitu Jakarta-Berlin Festival 2019, Pasar Raya di Taman Suropati dan lain-lain.

Berdasarkan data dari tahun 2015 hingga 2019, event – event pariwisata dan kebudayaan yang diselenggarakan di Jakarta mayoritas di selenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo) dan jakarta Convention Center (JCC). Selain di kedua tempat tersebut tempat-tempat lainnya yang popular diselenggarakannya event pariwisata dan kebudayaan yaitu kawasan Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ancol, Taman Ismail Marzuki, Monas, Istora Senayan, Balai Kartini dan Sudirman.

Jakarta International Expo (JIExpo) dan Jakarta Convention Center (JCC) merupakan tempat yang paling sering digunakan dalam event. Kedua tempat ini selalu menjadi yang terbanyak setiap tahunnya dalam mengadakan event terutama di bidang pariwisata dan kebudayan. Pada tahun 2018 kawasan Kota Tua menempati urutan ketiga sebagai tempat popular diselenggarakannya event. Di Kawasan Kota Tua sendiri banyak tempat-tempat wisata yang popular dan mengedukasi seperti Museum Fathahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, Museum Bahari, Bank Indonesia dan lain-lain.

Melihat begitu potensialnya sektor pariwisata dan kebudayaan di Jakarta bahkan hingga meningkatkan penghasilan PAD, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung berkembangnya pariwisata dan kebudayaan di Jakarta. Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hingga mencapai 2,8 juta orang dan wisatawan domestik sebesar 3,8 juta orang. Hal Ini membuat DKI Jakarta menempati urutan ke-2 setelah Bali dalam hal kunjungan wisatawan.

Oleh karena itu, masyarakat Jakarta diharapkan untuk ikut serta dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan di DKI Jakarta. Salah satu dukungan masyarakat Jakarta yang bisa dilakukan yaitu dengan merawat dan tidak merusak kawasan-kawasan wisata seperti di Kota Tua, selain itu ikut serta pada setiap event pariwisata dan kebudayaan yang diselenggarakan di DKI Jakarta.

Sumber : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta
Penulis : Khoirun Nisa
Editor   : Hepy Dinawati