Breaking News

Politik

Jumlah Pemilih Presiden Tahun 2019 di DKI Jakarta

Pemilih di DKI Jakarta pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 sebanyak 7,7 juta, naik sebesar 238.497 orang dari Pilpres sebelumnya

Pemilihan Presiden (Pilpres) merupakan rangkaian dari pemilu yang bertujuan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden. Pemilu pertama kali yang dipilih langsung oleh rakyat Indonesia yakni pada tahun 2004. Di tahun tersebut, pilpres pertama dimenangkan oleh pasangan Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Dr. H. Muhammad Yusuf Kalla.

Terhitung pada tahun 2014, terdapat 7.523.101 pemilih yang berhak untuk mencoblos presiden dan wakil presiden. Jumlah ini terus bertambah hingga mencapai 7.761.598 pemilih di tahun 2019. Angka ini naik sebesar 3,17% atau sebanyak 238.497 pemilih. Salah satu faktor meningkatnya jumlah pemilih adalah kenaikan jumlah penduduk ber-KTP DKI Jakarta dalam lima tahun belakangan ini. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta melaporkan jumlah penduduk ber-KTP DKI Jakarta pada tahun 2019 sebanyak 10.846.145 orang. Jika dibandingkan dengan jumlah pemilih yang berhak mencoblos pada pemilu 2019, jumlah pemilih berkisar 69,31%. Sebanyak 30,64% penduduk ber-KTP DKI Jakarta tidak mempunyai hak pilih dapat disebabkan karena faktor usia yang belum memasuki 17 tahun.

Untuk memfasilitasi pesta rakyat dalam pemilihan presiden dan wakil presiden di tahun 2019, KPU menyediakan 29.010 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di enam kota/kabupaten di provinsi DKI Jakarta. Jakarta Timur mempunyai TPS terbanyak yaitu 8.206 TPS dan Kepulauan Seribu mempunyai TPS paling sedikit yaitu 70 TPS. Hal ini sebanding dengan jumlah penduduk di Jakarta Timur dengan jumlah penduduk terbanyak dan Kepulauan Seribu dengan jumlah penduduk paling sedikit di DKI Jakarta.

Sebanding dengan jumlah penduduknya, Jakarta Timur juga mempunyai jumlah pemilih presiden dan wakil presiden terbanyak di tahun 2019 yaitu sebanyak 2.246.279 orang dengan jumlah pemilih laki-laki dan perempuan sebanyak 1.131.789 orang dan 1.114.490 orang, sedangkan Kepulauan Seribu mempunyai jumlah orang paling sedikit dengan jumlah pemilih sebanyak 19.013 orang dengan jumlah pemilih laki-laki dan perempuan sebanyak 9.460 orang dan 9.553 orang.

Sumber : Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Penulis : Dwi Puspita Sari
Editor   : Hepy Dinawati