Breaking News

Kependudukan

Jumlah Penerbitan Akta Kelahiran dan Kematian Penduduk DKI Jakarta Sepanjang Tahun 2018 dan 2019

Jumlah akta kelahiran yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta tahun 2019 sudah mencapai 114.475 akta atau 95% dari pencapaian penerbitan akta kelahiran di tahun 2018

Pencatatan sipil kependudukan merupakan hal penting bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merancang pembangunan suatu daerah. Pencatatan sipil yang dimaksud ialah pemerintah melakukan pencatatan peristiwa-peristiwa kehidupan yang penting termasuk kelahiran, kematian, pernikahan, dan perceraian.

Dari pencatatan sipil ini warga mendapatkan suatu identitas hukum serta menjadi sumber data utama bagi pemerintah dalam merancang strategi pembangunan daerah untuk mensejahterakan warganya. Bagi masyarakat, memiliki dokumen identitas hukum tersebut memberikan kesempatan mereka untuk melanjutkan pendidikan, mendapatkan pemanfaatan layanan kesehatan dan pemanfaatan layanan lainnya.

Sebagai contoh pemanfaatan suatu dokumen akta kematian bagi penduduk diantaranya yaitu penetapan status janda atau duda (terutama bagi Pegawai Negeri) diperlukan sebagai syarat menikah lagi; untuk persyaratan pengurusan pembagian waris (Peralihan Hak Atas Tanah), baik bagi isteri atau suami maupun anak; diperlukan untuk mengurus pensiun bagi ahli warisnya; dan persyaratan untuk mengurus uang duka, tunjangan kecelakaan, Taspen, Asuransi, Perbankan, Pensiun.

Sepanjang tahun 2018, jumlah akta kelahiran yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta sebanyak 120.591 akta dengan jumlah terbanyak pada wilayah Jakarta Timur. Perlu diketahui, jumlah ini bukan berarti murni dari penduduk yang baru lahir di tahun 2018, tetapi ada sebagian dari penduduk yang lahir sebelum tahun 2018. Berdasarkan data Disdukcapil DKI Jakarta jumlah kelahiran bayi yang lahir hidup sepanjang tahun 2018 sebanyak 141.669 jiwa. Artinya dari jumlah yang lahir hidup sekitar 85% yang telah diterbitkan akta kelahirannya.

Sedangkan untuk jumlah akta kematian yang diterbitkan Disdukcapil DKI Jakarta sepanjang tahun 2018 sebanyak 53.086 akta. Perlu diketahui, sama seperti akta kelahiran, jumlah ini bukan berarti hanya untuk penduduk yang meninggal di tahun 2018.

Tercatat bahwa jumlah pelaporan kematian penduduk DKI Jakarta tahun 2018 sebanyak 57.180 jiwa, yang terdiri dari 47.982 jiwa meninggal di tahun 2018 dan 9.198 jiwa meninggal sebelum tahun 2018 namun dilaporkan di tahun 2018. Sehingga, dengan jumlah kematian yang dilaporkan di tahun 2018 sebanyak 57.180 jiwa, terdapat sekitar 93% yang telah diterbitkan akta kematiannya di tahun 2018.

Pada sepanjang tahun 2019 (Januari-Juni), jumlah akta kelahiran yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta sudah mencapai 114.475 akta atau 95% dari pencapaian penerbitan akta kelahiran di tahun 2018.

Sedangkan untuk penerbitan akta kematian, Disdukcapil sudah menerbitkan sebanyak 29.231 akta atau 55% dari jumlah penerbitan akta kematian di tahun 2018.

 

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta
Penulis : Khoirun Nisa
Editor   : Hepy Dinawati