Breaking News

Lingkungan Hidup

Jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang Diresmikan Pemprov DKI Jakarta Hingga Tahun 2019

Hingga Maret 2019 sudah 296 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang telah diresmikan oleh Pemprov DKI Jakarta

RPTRA atau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak adalah konsep ruang publik berupa ruang terbuka hijau atau taman yang dilengkapi dengan berbagai permainan menarik, pengawasan CCTV, dan ruangan-ruangan yang melayani kepentingan komunitas yang ada di sekitar RPTRA tersebut seperti ruang perpustakaan, PKK Mart, ruang laktasi, dan lainnya.

Pada tahun 2018, Pemprov DKI Jakarta sudah mendirikan sebanyak 290 RPTRA yang ada di masing-masing kelurahan. Jumlah tersebut sudah melampaui dari target yang ditentukan sebanyak 267. Untuk itu tahun 2018 menjadi tahun terakhir pembangunan RPTRA. Sebanyak 47 RPTRA rencananya akan dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hingga Maret 2019, sebanyak 296 RPTRA telah diresmikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyebar di seluruh kecamatan.

Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta, terlihat bahwa wilayah yang memiliki jumlah RPTRA terbanyak berada pada Kota Administrasi Jakarta Timur dan Kota Administrasi Jakarta Utara dengan jumlah RPTRA sebanyak 64 unit. Sebanyak 228 unit RPTRA di DKI Jakarta dibangun atas pembiayaan APBD DKI Jakarta dan 68 unit RPTRA dibangun atas pembiayaan Corporate Social Responsibility (CSR).

Kecamatan dengan jumlah RPTRA terbanyak berada pada Kecamatan Tanjung Priok dengan jumlah 19 unit, lalu Kecamatan Cengkareng dengan jumlah 17 unit. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah anak-anak di kecamatan tersebut. Kecamatan Cengkareng dan Kecamatan Tanjung Priok memiliki jumlah populasi anak dibawah 18 tahun terbanyak di DKI Jakarta sebesar 164.542 jiwa dan 121.606 jiwa dan salah satu kecamatan yang memiliki populasi anak-anak terbanyak di DKI Jakarta.

Jumlah RPTRA yang diresmikan di DKI Jakarta terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada tahun 2017.  RPTRA yang diresmikan tahun 2019 adalah RPTRA Bunga Rampai (Duren Sawit), RPTRA Garuda (Cipayung), RPTRA Rusunami Bidara Cina (Jatinegara), RPTRA Puspa Hati (Matraman) dan RPTRA Dahlia KDW (Ciracas). Pemerintah memutuskan untuk berhenti membangun RPTRA di tahun 2019 dikarenakan setiap kelurahan sudah memiliki RPTRA, sehingga tahun 2018 merupakan tahun terakhir pembangunan RPTRA.

Sumber : Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta
Penulis  : Iqsyan Iswara Putra
Editor    : Hepy Dinawati