Breaking News

Sosial Budaya

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Yang Ditangani Oleh P2TP2A

Jumlah korban kekerasan yang ditangani oleh P2TP2A dari bulan Januari sampai bulan agustus tahun 2019 berdasarkan jenis kekerasan, Klien, dan tempat terjadi kekerasan.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah hal yang langkah untuk kita dengar, banyak kasus pelecehan, penyiksaan bahkan pembunuhan terhadap perempuan (dewasa) dan anak (laki-laki dan perempuan) terjadi. Berbagai peraturan dibuat untuk melindungi perempuan dan anak tetapi kasus kekerasan bukan menurun melainkan terus bertambah, karena berbagai faktor seperti lingkungan, kondisi ekonomi dan sebagainya. Kasus Kekerasan ini terjadi hampir disetiap daerah, salah satunya di DKI Jakarta.

Jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Ibu kota pada tahun 2019 dari bulan Januari sampai bulan Agustus yang ditangani oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) berdasarkan tempat kejadian kasus dapat dilihat pada grafik berikut :

Sumber : UPT P2TP2A Provinsi DKI Jakarta

 

Kasus  kekerasan yang terjadi berfluktuasi setiap bulannya. Total kasus yang ditangani P2TP2A pada bulan Juli yaitu 627 kasus (356 rumah tangga dan 271 lainnya). Kekerasan dalam rumah tangga pada bulan Januari – Maret selalu meningkat total 131 kasus, sedangkan bulan Mei – Juni mengalami penurunan drastis dari 49 menjadi 17 kasus, tetapi Juni-Juli kembali mengalami peningkatan. Kekerasan dalam rumah tangga paling banyak terjadi dibulan Juli sebanyak 59 kasus yang ditangani oleh P2TP2A. Untuk kekerasan lainnya paling banyak terjadi pada bulan Februari dengan 65 kasus.

Sumber : UPT P2TP2A Provinsi DKI Jakarta

Ada 4 jenis kekerasan yang ditangani oleh P2TP2A yaitu KDRT, kekerasan seksual, trafficking, dan kasus lain. Jumlah kasus KDRT yang ditangani selama 8 bulan (Januari-Agustus) tersebut ada 335 kasus, paling banyak terjadi dibulan Februari. Untuk kasus kekerasan seksual total selama 8 bulan ada 169 kasus dengan jumlah hampir rata setiap bulannya, sedangkan untuk trafficking ada 15 kasus yang paling banyak terjadi bulan April tetapi jika dibandingkan dengan jenis kekerasan lainnya trafficking sudah tidak ada lagi bulan Mei – Agustus, dan untuk jenis kasus lainnya ada 98 kasus. Jenis kekerasan yang jumlahnya paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis kasus lainnya yaitu KDRT.

Sumber : UPT P2TP2A Provinsi DKI Jakarta

Kasus kekerasan yang ditangani oleh P2TP2A selama 8 bulan terakhir berdasarkan jenis klien dibedakan menjadi 3 yaitu Anak Laki-laki, Anak Perempuan, dan Perempuan (dewasa). Jumlah anak laki-laki yang menjadi korban kekerasan ada 126 orang, dengan jumlah tertinggi terjadi pada bulan Maret 29 orang, jumlah ini berfluktuasi setiap bulannya. Kasus kekerasan terhadap Anak perempuan yang ditangani P2TP2A ada 205 orang, paling banyak terjadi pada bulan Maret sebanyak 36 orang. Kasus kekerasan yang masih tinggi dibandingkan 2 klien sebelumnya adalah kekerasan terhadap perempuan dengan total 307 orang. Kasus kekerasan berdasarkan klien ini, paling sedikit terjadi pada bulan Juni sebanyak 26 orang, dan klien paling tinggi pada bulan Juli 113 orang.

 

Sumber : UPT P2TP2A Provinsi DKI Jakarta
Penulis : Azira Irawan
Editor   : Hepy Dinawati