Breaking News

Ketenagakerjaan

Nilai Indeks Konstruksi DKI Jakarta Triwulan I-2019

Nilai Indeks Konstruksi DKI Jakarta turun pada Triwulan I-2019 sebesar -2,13

Indikator Konstruksi adalah suatu indeks yang bertujuan untuk menunjukkan perubahan atau perkembangan dari kegiatan perusahaan sektor konstruksi yang dilakukan melalui Survey Perusahaan Konstruksi Triwulan (SKTR). Survey ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sektor konstruksi secara umum dengan referensi waktu yang lebih pendek. Karakteristik yang diteliti meliputi jumlah pekerja tetap, hari orang pekerja harian, balas jasa dan upah, nilai pekerjaan konstruksi yang diselesaikan, kondisi bisnis, prospek bisnis dan masalah bisnis konstruksi dalam periode triwulan.

Perkembangan Indeks Konstruksi DKI Jakarta

Jumlah pekerja tetap dan hari orang pekerja harian yang diserap sektor konstruksi sangat erat kaitannya dengan nilai proyek dan jenis teknologi yang digunakan serta jadwal pelaksanaannya. Indeks Pekerja Tetap cenderung konstan sepanjang Triwulan I-2018 (121,46) hingga Triwulan I-2019 (123,28). Sedangkan Indeks Hari Orang mengalami penurunan pada Triwulan II-2018.

Besarnya balas jasa dan upah yang dikeluarkan sektor konstruksi terdiri atas jumlah balas jasa yang diberikan ke pekerja tetap dan pekerja harian. Balas Jasa dan Upah mengalami kenaikan sejak Triwulan I-2018 dan mengalami penurunan pada Triwulan I-2019.

Nilai konstruksi tergantung pada realisasi fisik pekerjaan proyek-proyek yang diselesaikan pada periode satu triwulan. Terlihat bahwa Nilai Konstruksi sama seperti Indeks Balas Jasa dan Upah yang mengalami kenaikan sejak Triwulan I-2018 dan mengalami penurunan pada Triwulan I-2019.

Perkembangan Nilai Indeks Konstruksi di DKI Jakarta

Secara umum kondisi bisnis dan prospek bisnis DKI Jakarta selama Triwulan I-2018 hingga Triwulan I-2019 mengalami fluktuasi. Namun, nilai yang diperoleh masih lebih besar dari 50% yang artinya pengusaha di DKI Jakarta cenderung optimis akan usahanya. Nilai kondisi bisnis tertinggi pada Triwulan IV-2018 (60,1%) dan Nilai Prospek Bisnis tertinggi pada Triwulan I-2018 (56,1%).

Para pengusaha konstruksi merasa memiliki cukup masalah sepanjang Triwulan 2018 karena Nilai Masalah Bisnis yang didapat > 25%. Terdapat tiga masalah utama yang dihadapkan kepada pengusaha konstruksi yaitu tidak stabilnya harga bahan bangunan, penurunan permintaan, dan tingkat persaingan yang tinggi.

Pertumbuhan Indeks Konstruksi DKI Jakarta

Laju pertumbuhan Pekerja Tetap, Hari Orang, Balas Jasa dan Upah serta Nilai Konstruksi DKI Jakarta mengalami penurunan pada Triwulan I-2019 apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pola triwulan yang sama juga tejadi pada Triwulan I-2018.

Sumber : Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS)
Penulis  : Iqsyan Iswara Putra
Editor    : Hepy Dinawati