Breaking News

Pemerintahan

Pegawai Negeri Sipil Pemprov. DKI Jakarta Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2019

Kategori Sarjana/Doktor/PhD merupakan kategori pendidikan dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil terbanyak di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Tingkat pendidikan terakhir para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dianggap penting sebagai tolak ukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap seorang ­PNS dalam memberikan pelayanan kepada warganya. PNS di lingkungan Provinsi DKI Jakarta dikategorikan menjadi enam kategori yang berbeda menurut tingkat pendidikan yang telah berhasil ditempuh oleh masing-masing individu yaitu sampai dengan SD, SLTP, SLTA, DI/DII, DIII, Sarjana/Doktor/PhD.

Secara keseluruhan, PNS di tingkat Provinsi DKI Jakarta paling banyak telah menyelesaikan pendidikan Sarjana/Doktor/PhD yaitu sebesar 59% atau sebanyak 37.595 orang. Jumlah ini disusul oleh tingkat pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan Diploma III (D-III) yaitu sebesar s­ebanyak 18.532 orang dan 5.104 orang. Sedangkan, ditingkat provinsi PNS paling sedikit yaitu dengan pendidikan sampai dengan SD yang hanya 0,8% atau 519 orang.

Jika dilihat menurut pendidikan dan wilayah administrasi, jumlah PNS dengan pendidikan Sarjana/Doktor/PhD juga masih tertinggi dibandingkan dengan PNS dengan kategori pendidikan lainnya. Secara keseluruhan, PNS di lingkungan pemerintah DKI Jakarta menurut wilayah administrasi didominasi oleh para lulusan Sarjana/Doktor/PhD sebesar 60% atau sebanyak 32.609 orang.

Seiring dengan berjalannya waktu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya untuk meningkatkan kualitas para pegawainya salah satunya dalam faktor pendidikan. Tingginya persentase PNS dalam kategori pendidikan Sarjana/Doktor/PhD menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperbaiki kualitas para Aparatur Sipil Negara yang diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas kerja serta pelayanan kepada masyarakat. Dengan pendidikan yang baik, para PNS juga diharapkan mampu berpartisipasi dalam mendukung berbagai pembangunan serta pengembangan daerah agar lebih baik lagi kedepannya.

 

Sumber : Badan Kepegawaian Daerah
Penulis : Dwi Puspita Sari
Editor   : Hepy Dinawati