Breaking News

Ketenagakerjaan

PELAKU USAHA PERIKANAN DI PROVINSI DKI JAKARTA

Jumlah pelaku usaha perikanan terbanyak yaitu pada profesi pembudidaya ikan dan nelayan dengan persentase masing-masing sebesar 57% dan 36%

Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan salah satu sektor yang menyumbang nilai PDRB di DKI Jakarta. Namun kontribusi sektor ini masih sangat kecil dibandingkan sektor lainnya, bahkan setiap tahunnya semakin menurun. Pada tahun 2019, kontribusi sektor ini hanya sebesar 0,08% dengan nilai 2.191,3 Miliar Rupiah. Meskipun begitu, pelaku usaha dalam sektor ini terutama pada perikanan masih cukup banyak walaupun jumlahnya terus menurun tiap tahunnya.

Berdasarkan website Satu Data Kelautan dan Perikanan (satudata.kkp.go.id) yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, jumlah pelaku usaha perikanan per tanggal 10 Juni 2020 tercatat mencapai 9.920 orang. Jumlah ini didominasi oleh banyaknya pelaku usaha dari wilayah Jakarta Utara sebesar 38%. Jumlah terbanyak berikutnya yaitu dari Kepulauan Seribu (24%), Jakarta Timur (15%) dan seterusnya.

Pelaku usaha perikanan di setiap wilayah umumnya didominasi oleh kaum perempuan. Seperti pada wilayah Jakarta Utara yang memiliki jumlah pelaku usaha perikanan sebanyak 3.739 orang, 53% diantaranya merupakan kaum perempuan.  Persentase terbesar dari pelaku usaha perikanan yang berjenis kelamin perempuan yaitu di wilayah Jakarta Timur dengan persentase sebesar 79%.

Sementara itu, persentase secara umum jumlah pelaku usaha perikanan  di DKI Jakarta sebesar 63% (6.278 orang) merupakan berasal dari kaum perempuan. Jumlah ini didominasi oleh banyaknya kaum perempuan yang berprofesi utama sebagai pembudidaya ikan (4.604 orang).  Sedangkan kaum laki – laki mendominasi pada profesi utama sebagai nelayan dengan jumlah  2.154 orang.

Jika melihat berdasarkan profesi utama dalam bidang perikanan, Pembudidaya Ikan dan Nelayan merupakan profesi yang paling banyak jumlahnya dibandingkan lainnya. Sebesar 57% (5.673 orang) dari jumlah pelaku usaha perikanan di DKI Jakarta berasal dari profesi Pembudidaya Ikan. Sementara jumlah pelaku usaha perikanan sebagai nelayan sebesar 36% (3.593 orang). Sedangkan jumlah pelaku usaha perikanan yang paling sedikit (yang tercatat hingga tanggal 10 Juni 2020) yaitu Pemasar Pelabuhan dan Petambak Garam dengan masing – masing sebanyak 9 dan 4 orang.

 

Jika membandingkan jumlah pelaku usaha perikanan dari dua profesi terbanyak yaitu Pembudidaya Ikan dan Nelayan, masing-masing memiliki jumlah terbanyak (1.655 orang dan 1.791 orang) yang berasal dari Jakarta Utara. Jumlah pelaku usaha perikanan sebagai Nelayan terbanyak selanjutnya yaitu berasal dari Kepulauan Seribu. Sedangkan jumlah pelaku usaha perikanan Pembudidaya Ikan terbanyak selanjutnya yaitu Jakarta Timur dengan jumah sebanyak 1.381 orang.

 

Sumber : Kementerian Kelautan dan Perikanan, Satu Data Kelautan dan Perikanan (website satudata.kkp.go.id per tanggal 10 Juni 2020 pukul 15.00 WIB)
Penulis  : Khoirun Nisa
Editor    : Hepy Dinawati