Breaking News

Kependudukan

Pelaporan Kematian Penduduk Provinsi DKI Jakarta Bulan Mei-Agustus Tahun 2020

Selama 4 bulan, jumlah kematian yang dilaporkan dan tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta paling tinggi terdapat di bulan Juni yaitu sebanyak 8.496 pelaporan dan tingkat kematian laki-laki lebih tinggi 14 persen dibandingkan perempuan

Kematian adalah hal yang pasti dan akan dihadapi oleh setiap makhluk yang bernyawa. Adanya pandemi covid-19 saat ini menambah jumlah kasus kematian di berbagai provinsi termasuk DKI Jakarta sebagai provinsi yang jumlah kasus positif dan kematian cukup tinggi. Setiap bulan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan rekap jumlah pelaporan kematian, namun jumlah yang dilaporkan tidak mencatat data sebab kematian sepeti sudah dijelaskan pada artikel pelaporan jumlah kematian bulan Januari-April 2020 (http://statistik.jakarta.go.id/pelaporan-kematian-periode-januari-desember-2019-dan-januari-april-2020-di-provinsi-dki-jakarta/).
Jumlah Pelaporan kematian paling banyak selama 4 bulan terakhir (Mei-Agustus Tahun 2020) dapat dilihat pada gambar berikut dengan catatan bahwa pelaporan kematian ini dilakukan dalam 4 bulan tersebut, namun kematian anggota keluarganya bisa terjadi pada bulan sebelumnya.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Jumlah pelaporan paling banyak yaitu pada bulan Juni yaitu sebanyak 8.496 laporan, sedangkan pada bulan Mei jumlah pelaporan paling sedikit yaitu  3.812 pelaporan, Jumlah pelaporan kematian berdasarkan bulan ini terjadi peningkatan dari bulan Mei ke bulan Juni sebanyak 4.684 pelaporan dan kembali terjadi penurunan dari bulan Juni hingga Agustus sebanyak 1.839 pelaporan.

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Jumlah pelaporan kematian paling banyak berasal dari Jakarta Timur yaitu sebanyak 7.886 pelaporan, sedangkan paling sedikit yaitu di Kepulauan Seribu 58  pelaporan. Jumlah kematian di Jakarta Timur lebih banyak karena jumlah penduduknya juga banyak di kota tersebut, sedangkan di Kepulauan Seribu jumlah penduduknya paling sedikit jika dibandingkan wilayah lainnya. Kematian yang dilaporkan selama 4 bulan terakhir untuk 6 kota/kabupaten di Provinsi DKI Jakarta paling banyak yaitu berjenis kelamin laki-laki, juga terdapat di Jakarta Timur dengan jumlah 4.539 laki-laki dan 3.347  perempuan. Persentase pelaporan kematian berdasarkan jenis kelamin dari 6 wilayah tersebut yaitu sebesar 57% laki-laki dan 43% perempuan. Hal ini dapat diasumsikan bahwa tingkat kematian laki-laki lebih besar 14% dibandingkan dengan perempuan berdasarkan data yang dilaporkan.

 

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Azira Irawan
Editor: Hepy Dinawati