Breaking News

Perumahan

Pembangunan Tower dan Unit Rumah Susun

Sebanyak 30 tower dan 7.563 unit rumah susun dibangun di wilayah DKI Jakarta tahun 2018

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang murah, nyaman, dan layak huni untuk penduduk DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun hunian untuk ditempati seperti rumah susun. Pembangunan jumlah rumah susun di provinsi DKI Jakarta meningkat dari waktu ke waktu.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Dinas Perumahan dan Gedung Pemda di tahun 2018, sebanyak 33 tower dan 7.563 unit rumah susun yang dibangun di DKI Jakarta dengan status kepemilikan sewa. Jumlah tower rumah susun terbanyak yang dibangun di tahun ini terdapat di Jakarta Utara yaitu sebanyak 20 tower dengan jumlah unit sebanyak 4.984 unit. Dari 20 tower tersebut, sebanyak 18 tower dibangun di Kecamatan Cilincing dan satu tower dibangun di Kecamatan Penjaringan.

Jakarta Timur sebagai kota administrasi dengan jumlah pembangunan rumah susun terbanyak kedua setelah Jakarta Utara membangun sebanyak tujuh tower dan 1.621 unit. Lima diantara tower tersebut berlokasi di Kecamatan Cakung dan dua diantaranya berlokasi di Kecamatan Ciracas. Namun, tidak ada satupun rumah susun yang dibangun pada tahun 2018 di Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu.

Pembangunan rumah susun di DKI Jakarta sepanjang tahun 2018 telah menghabiskan anggaran sebesar Rp.903.208.896.961,-. Jakarta Utara sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan unit rumah susun terbanyak menghabiskan lebih dari setengah anggaran pembangunan rumah susun di tahun ini yaitu sebesar Rp.520.628.321.473,-.

Jika dibandingkan dengan pembangunan rumah susun di tahun 2014, terjadi peningkatan jumlah unit rumah susun yang dibangun sebesar 132,56%. Di tahun 2014, jumlah unit yang dibangun sebanyak 3.252 unit dengan jumlah anggaran sebesar Rp.610.236.050.000,-. Di tahun ini, Jakarta Barat adalah wilayah kota administrasi dengan jumlah pembangunan unit rumah susun terbanyak yaitu 1.457 unit yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.345.163.050.000,-, sedangkan tidak ada pembangunan unit rumah susun di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu.

Peningkatan jumlah unit rumah susun di DKI Jakarta yang dibangun di tahun 2014 sampai dengan 2018 yang mencapai lebih dari dua kali lipat. Hal ini menunjukkan upaya Pemerintah DKI Jakarta dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, selain itu juga upaya dalam memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat berhasilan rendah (MBR) yang patut diapresiasi oleh warganya.

Sumber : Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta
Penulis : Dwi Puspita Sari
Editor   : Hepy Dinawati