Breaking News

Kependudukan

PENDUDUK PINDAH KELUAR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019

Jumlah penduduk keluar Jakarta terbanyak berasal dari Jakarta Timur yaitu sebanyak 52.503 jiwa dan 46.665 jiwa di tahun 2018 dan 2019

Berdasarkan data yang dipublikasi Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, sebanyak 10,4 juta jiwa penduduk yang bermukim di DKI Jakarta tahun 2018. Jumlah ini diestimasikan terus bertambah mengingat bahwa ibukota DKI Jakarta masih menjadi pusat ekonomi, pemerintahan serta destinasi wisata. Namun sejak Presiden Indonesia mengumumkan akan memindahkan ibukota ke Kalimantan maka pusat pemerintahan akan berpindah juga ke ibukota baru. Selain itu, Presiden Joko Widodo juga mengatakan akan memindahkan seluruh PNS ke ibukota baru pada 2024 mendatang. Maka, Hal ini membuat adanya prediksi bahwa penduduk DKI Jakarta akan menurun karena jika seluruh PNS dipindahkan maka seluruh keluarganya juga ikut pindah.

Salah satu alasan ibukota dipindahkan adalah kepadatan penduduk Jakarta yang semakin meningkat setiap tahunnya. Maka adanya pemindahan ibukota ini, pemerintah pusat berharap akan terjadi pemerataan dalam bidang ekonomi maupun penduduk. Meskipun terdapat migrasi penduduk yang keluar setiap tahunnya namun jumlahnya masih sebanding dengan jumlah penduduk yang datang ke Jakarta.

Dari data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, rata-rata sebesar 1,6% penduduk DKI Jakarta pindah keluar, sedangkan penduduk yang masuk Jakarta sebesar 1,4%. Persentase jumlah penduduk pindah keluar Jakarta tertinggi ada di Jakarta Utara yaitu sebesar 1,8% dan yang terendah di Kepulauan Seribu.

Jumlah penduduk keluar Jakarta dalam tiga tahun terakhir sebanyak 478.626 jiwa. Jumlah ini paling banyak terjadi di tahun 2018 dengan persentase 36% atau berjumlah 174.018 jiwa. Tercatat bahwa di tahun 2018 terjadi peningkatan jumlah penduduk  keluar Jakarta yang signifikan yaitu sebesar 20%. Sedangkan tahun 2019 justru terjadi penurunan sebesar 9%.

Jika melihat alur kurva diatas, jumlah penduduk keluar Jakarta tertinggi dan terendah masing-masing terjadi pada bulan Juli dan Juni di tahun 2017 dan 2018. Namun ini berbeda di tahun 2019, jumlah penduduk keluar Jakarta setiap bulannya lebih stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara, jika dilihat menurut jenis kelamin, jumlah penduduk keluar Jakarta didominasi oleh laki-laki setiap tahunnya. Jumah penduduk laki-laki yang keluar Jakarta sebanyak 90.464 jiwa di tahun 2018 dan 82.625 jiwa di tahun 2019. Perbandingkan penduduk laki-laki maupun perempuan yang keluar Jakarta merata di semua wilayah kabupaten/kota DKI Jakarta yaitu 52% laki-laki dan 38% perempuan.

Meskipun persentase jumlah penduduk keluar Jakarta tertinggi ada di Jakarta Utara, namun jumlah penduduk keluar Jakarta terbanyak ada di Jakarta Timur. Jumlah penduduk keluar Jakarta yang berasal dari Jakarta Timur sebanyak 52.503 jiwa dan 46.665 jiwa di tahun 2018 dan 2019. Sementara Jakarta Utara berada di posisi keempat terbanyak dari jumlah penduduk yang keluar Jakarta.

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Penulis : Khoirun Nisa
Editor   : Hepy Dinawati