Breaking News

Komunikasi & Informatika

Penggunaan Perangkat TIK dan Internet di DKI Jakarta

Sebanyak 84,32% warga DKI Jakarta telah menggunakan perangkat TIK berupa telepon genggam atau komputer, sedangkan 73,46% telah mengakses internet

Kebutuhan akan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti telepon genggam (HP) dan komputer (PC/Laptop/Notebook/Tablet) serta internet sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern, tak terkecuali di ibu kota. Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Maret 2019 sebanyak 84,32% warga DKI Jakarta telah menggunakan telepon genggam atau komputer, sedangkan 73,46% telah mengakses internet paling tidak dalam 3 bulan terakhir.

Menurut jenis kelamin, laki-laki lebih banyak dalam menggunakan perangkat TIK dibanding perempuan. Sebanyak 86,63% laki-laki di DKI Jakarta telah menggunakan telepon genggam/komputer, sedangkan perempuan hanya 82,02%. Dalam hal mengakses internet pun, laki-laki juga masih unggul dengan persentase 76,17% sedangkan perempuan hanya 70,74%. Hal ini dikarenakan pekerja laki-laki juga lebih banyak dibanding pekerja perempuan.

Menurut kelompok pengeluaran, semakin besar pengeluaran maka penggunaan perangkat TIK juga semakin meningkat. Pada kelompok pengeluaran 40% terbawah, penggunaan telepon genggam/komputer hanya 76,51% sedangkan pada kelompok pengeluaran 40% tengah penggunaannya sudah 86,80% dan kelompok pengeluaran 20% teratas sudah 94,12%. Begitupun dengan tingkat penggunaan internet menunjukkan tren yang sama.

Faktor pendidikan juga ternyata mempengaruhi tingkat penggunaan perangkat TIK dan internet. Masyarakat dengan pendidikan SMP ke atas jauh lebih dominan dibanding pendidikan SD ke bawah. Sebanyak 95,02% masyarakat dengan pendidikan SMP ke atas sudah menggunakan telepon genggam/komputer dan sebanyak 87,60% sudah mengakses internet setidaknya dalam 3 bulan terakhir.

Sumber  : Badan Pusat Statistik
Penulis   : Adhitya Akbar
Editor     : Hepy Dinawati