Breaking News

Pariwisata & Kebudayaan

PENGUNJUNG OBJEK WISATA UNGGULAN DKI JAKARTA MENINGKAT

Kenaikan jumlah wisatawan mancanegara selaras dengan pengunjung objek wisata unggulan DKI Jakarta

Tempat wisata yang paling banyak dikunjungi adalah Ancol, berikutnya ada TMII dan diikuti oleh Taman Ragunan

DKI Jakarta merupakan provinsi dengan potensi pariwisata yang cukup menarik bagi turis mancanegara maupun domestik. Banyak sekali tempat yang dapat dikunjungi di Jakarta baik tempat hangout, taman hiburan, kebun binatang ataupun pantai ada di Jakarta. “Enjoy Jakarta” adalah slogan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempromosikan pariwisata di Jakarta dan merupakan upaya Pemerintah mengubah keberagaman dan warna-warni kota berpenduduk 10 juta menjadi destinasi wisata dalam dan luar negeri. Untuk memudahkan branding, diciptakannya sebuah laman web yakni https://www.jakarta-tourism.go.id/

Tabel.1 Jumlah Wisman dan Pengunjung Obyek Wisata Unggulan DKI Jakarta, 2014-2017

Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kota Jakarta menunjukkan angka yang terus meningkat setiap tahunnya. Tahun 2017, jumlah wisatawan mancanegara meningkat sebesar 5,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini juga selaras dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisatawan unggul dari tahun 2014 hingga 2017. Hal ini menunjukkan bahwa Jakarta menjadi salah satu destinasi bagi wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Indonesia. Adapun tempat wisata yang paling banyak dikunjungi adalah Ancol, berikutnya ada TMII dan diikuti oleh Taman Margasatwa Ragunan.

Tabel.2 Statsitik Hotel DKI Jakarta

Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara maka jumlah hotel pun juga meningkat. Namun, pada tahun 2017 jumlah hotel mengalami pengurangan. Tercatat ada 432 hotel yang ada di Jakarta, dimana tahun sebelumnya ada 437 hotel. Penyebab penurunan ini bisa karena masalah perizinan atau ada hotel yang melanggar aturan.

Di sisi lain, meskipun jumlah hotel mengalami pengurangan, namun rata-rata tingkat hunian kamar dari tahun 2014 hingga 2017 mengalami peningkatan. Di tahun 2017 ada kenaikan sebesar 11 persen dari tahun sebelumnya. Disamping itu juga terjadi kenaikan pada rata-rata lama menginap sebesar 4 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Jakarta menjadi salah satu pilihan untuk beristirahat.

Sumber: Jakarta Dalam Angka 2018