Breaking News

Kesehatan

Perilaku Perokok DKI Jakarta 2019

Sebanyak 26% warga DKI Jakarta adalah perokok dan menghabiskan 10,3 batang rokok per hari

Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Maret 2019, jumlah perokok di DKI Jakarta mencapai 26% untuk usia 15 tahun ke atas dan rata-rata menghabiskan 72 batang rokok per minggu atau 10,3 batang rokok per hari. Bila ditilik dari kelompok pengeluaran, maka kelompok penduduk dengan pengeluaran 40 persen tengah justru memiliki jumlah perokok terbanyak yakni 27,9%, lebih banyak dari kelompok pengeluaran 40 persen terbawah yang 27,1%. Sedangkan kelompok 20 persen teratas hanya 20,8%.

Hal yang menarik adalah walaupun kelompok 20 persen teratas memiliki jumlah perokok paling sedikit, tetapi rata-rata batang rokok yang dihabiskan adalah yang terbanyak yakni 82 batang per minggu atau 11,7 batang per hari. Jumlah tersebut menurun sejalan dengan tingkat kelompok pengeluaran sesuai dengan daya beli masing-masing.

Bila ditilik dari Kabupaten/Kota, maka Jakarta Barat merupakan kota dengan jumlah perokok terbanyak, yakni 29,1% dengan rata-rata 73 batang rokok dihabiskan tiap minggunya atau 10,4 batang per hari. Namun, warga Kepulauan Seribu lah jagonya dalam urusan merokok. Dari 28,8% warganya yang merokok, sebanyak 90 batang rokok habis dalam waktu seminggu atau 12,9 batang per hari, lebih banyak 2-3 batang dari rata-rata perokok ibu kota.

Menurut rata-rata pengeluaran per kapita DKI Jakarta, rokok merupakan komoditas dengan pengeluaran terbesar kedua, yakni Rp79.226 per bulan atau 9% dari pengeluaran total untuk makanan Rp877.449. Pengeluaran untuk rokok hanya kalah dari makanan dan minuman jadi. Hal tidak langsung yang ditimbulkan dari gaya hidup ini adalah sebanyak 12% warga DKI Jakarta mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir. Selengkapnya baca juga http://statistik.jakarta.go.id/kesehatan-penduduk-dki-jakarta-2019/

Sumber  : Badan Pusat Statistik
Penulis   : Adhitya Akbar
Editor     : Hepy Dinawati