Breaking News

Kesehatan

PERSENTASE PENDUDUK YANG MEMILIKI JAMINAN KESEHATAN DI PROVINSI DKI JAKARTA

Sebanyak 65,12 persen penduduk Jakarta yang memiliki BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran dengan masing-masing 52,30 persen dibiayai oleh APBD dan 12,82 persen dibiayai oleh APBN

Salah satu keberhasilan suatu pembangunan daerah dapat dilihat dari kualitas hidup masyarakat dalam kesehatan. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya agar masyarakat Jakarta mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai dan komprehensif. Selain itu, kesehatan juga merupakan unsur penting dalam perhitungan indeks pembangunan manusia (IPM).

Fasilitas kesehatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat yaitu dengan adanya jaminan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah daerah maupun pusat. Jaminan Kesehatan yang dimaksud yaitu BPJS Kesehatan. Terdapat dua jenis BPJS Kesehatan yaitu PBI (Penerima Bantuan Iuran dari APBN atau APBD) dan Non PBI (Bukan Penerima Bantuan Iuran).

Berdasarkan data BPJS Kesehatan 2019 yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada publikasi Data Dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2018, sebanyak 65,12 persen penduduk Jakarta yang memiliki BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran. Persentase penduduk yang memiliki BPJS PBI dari APBD Jakarta lebih besar dibandingkan dari APBN, masing-masing sebesar 52,30 persen yang dibiayai oleh APBD dan 12,82 persen yang dibiayai oleh APBN.


Sebagian besar masyarakat Jakarta sudah memiliki BPJS Kesehatan. Berdasarkan data Susenas 2018, sebanyak 35,31 persen masyarakat Jakarta menggunakan BPJS PBI untuk rawat jalan, sedangkan yang BPJS Non PBI sebanyak 14,65 persen. Jumlah ini menurun 16,81 poin dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 66,77 persen masyarakat Jakarta mengunakan BPJS PBI maupun Non PBI.

Sama dengan pengguna BPJS Kesehatan, pengguna jaminan kesehatan lainnya seperti asuransi swasta, jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) dan perusahaan/kantor juga mengalami penurunan di tahun 2018. Pemilik jaminan kesehatan terkecil yaitu pada Jamkesda yang hanya 0,43 persen.

Jika dilihat berdasarkan wilayah Kabupaten/Kota, wilayah Kepulauan Seribu memiliki persentase penduduk yang memiliki BPJS Kesehatan terbanyak dibandingkan wilayah lain yaitu 67,2 persen BPJS PBI dan 26,47 persen BPJS Non PBI. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki BPJS Kesehatan terkecil di wilayah Jakarta Selatan yaitu hanya 27 persen dan 10 persen yang memiliki BPJS PBI dan Non PBI.

Sumber :
1. Susenas 2018, BPS
2. Data Dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2018
Penulis : Khoirun Nisa
Editor   : Hepy Dinawati