Breaking News

Ketahanan Pangan

Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-buahan di Provinsi DKI Jakarta

Produksi tanaman sayuran di tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 3%, sedangkan produksi buah-buahan mengalami kenaikan sebesar 46% dari tahun sebelumnya

Subsektor pertanian selain tanaman pangan yang masih berkembang di DKI Jakarta diantaranya yaitu hortikultural yang meliputi tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman obat dan tanaman hias. Jika melihat data Badan Pusat Statistik produksi tanaman sayuran maupun buah-buahan mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Rata-rata produksi tanaman sayuran dan buah-buahan dalam 5 tahun terakhir yaitu masing-masing sebesar 12ribu ton dan 14,5ribu ton.

1.Tanaman Sayuran

Sumber: Badan Pusat Statistik

Selama periode 2010–2019, jumlah produksi tanaman sayuran terbesar yaitu pada tahun 2012. Meskipun pada tahun tersebut luas panen sayuran paling kecil dibandingkan tahun lainnya namun produksi tanaman justru meningkat. Hal ini membuat produktivitas pada tahun tersebut juga ikut meningkat tajam. Peningkatan produksi ini didominasi oleh produksi kangkung dengan jumlah 49.469 ton atau naik 521% dari tahun 2011. Sedangkan pada tahun 2019 mengalami penurunan produksi sebesar 3% dengan jumlah produksi sebesar 10.130 ton.

Sumber: Badan Pusat Statistik

Tanaman sayuran dalam publikasi ini meliputi bayam, kangkung, ketimun, kacang panjang, petsai dan lainnya. Namun, jumlah produksi ketimun dan kacang panjang memiliki persentase di bawah satu persen sehingga tidak dimasukkan dalam diagram di atas.

Wilayah Jakarta Timur memiliki luas panen sayuran terbesar yaitu 834 hektar atau 50% dari total luas panen sayuran di DKI Jakarta tahun 2019. Luas panen sayuran terbesar yaitu pada jenis sayuran kangkung sebesar 676 hektar. Hal ini membuat jumlah produksi kangkung sangat tinggi yaitu 43% atau sebanyak 4.380,8 ton. Sementara jumlah produksi Bayam sebesar 2.962,8 ton dengan luas panen 541 hektar, sedangkan produksi Petsai sebesar 2.786,1 ton dengan luas panen 468 hektar.

2. Buah-buahan

Sumber: Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian

Jumlah produksi buah-buahan di Provinsi DKI Jakarta selama periode 2010–2019 mengalami fluktuasi. Jumlah produksi buah-buahan terbesar yaitu pada tahun 2012 dengan jumlah 432.741 kuintal. Sedangkan, pada tahun 2016 merupakan tahun dengan jumlah produksi buah-buahan terendah yaitu hanya 86.379 kuintal. Sementara, pada tahun 2019 jumlah produksi buah-buahan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya menjadi 186.648 kuintal atau naik sebesar 46%.

Sumber: Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian

Wilayah Jakarta Timur memiliki jumlah produksi buah-buahan terbesar yaitu 59.265 kuintal atau 73% dari total jumlah produksi buah-buahan sebesar 81.650 kuintal (jumlah produksi dari 6 jenis buah diatas). Jumlah ini didominasi oleh produksi buah mangga dan pisang dengan jumlah masing-masing sebanyak 27.366 kuintal dan 22.715 kuintal.  Sedangkan, Jakarta Pusat memiliki produksi buah-buahan terendah yaitu hanya 48 kuintal atau 0,1% dari total produksi buah-buahan.

Jenis tanaman buah-buahan yang memiliki produksi terbesar di DKI Jakarta adalah mangga yaitu sebesar 47.214 kuintal atau 58%. Sementara, buah durian merupakan buah yang memiliki jumlah produksi paling rendah dibandingkan lainnya yaitu hanya 0,8%.

 

Sumber :
1.Badan Pusat Statistik
2.Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian
Penulis : Khoirun Nisa
Editor : Hepy Dinawati