Breaking News

Kependudukan

Registrasi Kelahiran dan Akta Kelahiran di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019

Terjadi kenaikan persentase pencatatan akta kelahiran sebesar 39% di Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2019

Setiap pasangan suami istri menyambut kelahiran sang buah hati dengan rasa suka cita. Registrasi kelahiran bayi ini sebagai wujud pendaftaran status individu guna mendapatkan pengakuan dari negara. Pelaporan administrasi kelahiran bayi di DKI Jakarta dicatat oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta. Di tahun 2019, tercatat sebanyak 139.911 registrasi kelahiran di Provinsi DKI Jakarta, jumlah ini mengalami penurunan 1% atau sebanyak 1.758 registrasi dari  tahun sebelumnya.

Di tahun 2019, registrasi akta kelahiran terbanyak berada di Jakarta Timur yaitu 41.014 registrasi. Sedangkan, tidak ada registrasi kelahiran yang dicatat di dinas (loket orang asing). Selain mencatat jumlah registrasi kelahiran menurut wilayah kota/kabupaten administrasi dan dinas (loket orang asing), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta juga mencatat jumlah registrasi kelahiran setiap bulannya sepanjang tahun 2019.

Menurut bulannya, Juli merupakan bulan dengan registrasi kelahiran terbanyak di tahun 2019 yaitu sebanyak 16.225 registrasi sebaliknya Januari merupakan bulan dengan registrasi kelahiran paling sedikit sepanjang tahun ini yaitu 3.552 registrasi.

Tidak hanya mencatat registrasi kelahiran bayi yang baru lahir, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta juga mencatat registrasi akta kelahiran bayi di DKI Jakarta. Akta kelahiran digunakan sebagai salah satu dokumen atau bukti yang sah mengenai identitas seseorang termasuk bayi yang baru lahir. Undang-undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyatakan bahwa pencatatan akta kelahiran dilakukan pada instansi pelaksana sesuai dengan domisili pelapor dan tidak dipungut biaya.

Di tahun 2019, terdapat sebanyak 386.949 registrasi akta kelahiran di Provinsi DKI Jakarta. Jumlah registrasi akta kelahiran di tahun ini naik signifikan yaitu sebesar 39% atau sebanyak 108.644 registrasi. Jakarta Barat tercatat sebagai wilayah dengan registrasi akta kelahiran terbanyak dibandingkan dengan wilayah pencatatan akta kelahiran lainnya yaitu 113.697 akta kelahiran. Sedangkan, di tahun yang sama dinas (loket orang asing) mencatat registrasi akta kelahiran paling sedikit yaitu 481 registrasi. Tingginya jumlah registrasi akta kelahiran di tahun 2019 tidak menghentikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan upaya dan sosialisasi secara terus menerus secara efektif kepada warga DKI Jakarta akan pentingnya pencatatan akta kelahiran bagi anak.

 

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Penulis  : Dwi Puspita Sari
Editor    : Hepy Dinawati