Breaking News

Kesehatan

Sekitar 87 Persen Masyarakat DKI Jakarta Sudah Memiliki Jaminan Kesehatan di Tahun 2019

Persentase jumlah masyarakat DKI Jakarta yang memiliki Jaminan Kesehatan meningkat setiap tahunnya

Salah satu hak manusia yang terdapat dalam Deklarasi Hak Asasi Manusia adalah hak atas standar hidup yang layak untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan kesehatan merupakan salah satu esensi keberlanjutan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan manusia. Salah satu cara dalam peningkatan standar hidup dalam bidang kesehatan adalah dengan hadirnya Jaminan Kesehatan.

Menurut data hasil Susenas 2019 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, persentase penduduk DKI Jakarta yang memiliki Jaminan Kesehatan sebesar 87,26%. Angka tersebut terus naik sejak tahun 2017 sekitar 8%. Perlu peran serta masyarakat dan pemerintah dalam hal ini sehingga seluruh penduduk DKI Jakarta memiliki jaminan kesehatan.

Berdasarkan jenis jaminan kesehatan yang dimiliki, jumlah peserta BPJS Kesehatan naik setiap tahunnya. Persentase jumlah peserta BPJS PBI pada tahun 2019 sebesar 50,95% dan Non-PBI sebesar 31,63%. Namun peserta BPJS Non-PBI mengalami penurunan di tahun 2018. Sementara itu untuk pemilik jaminan kesehatan lain selain BPJS mengalami penurunan setiap tahunnya.

Meskipun masyarakat sudah memiliki BPJS/Jamkesda, namun masih ada yang tidak pernah memanfaatkannya untuk pemeriksaan kesehatan pada tahun 2019. Hanya sekitar 36,34% masyarakat DKI Jakarta yang memandaatkan BPJS/Jamkesda untuk pemeriksaan kesehatannya. Penyebab yang paling banyak adalah tidak ada keluhan kesehatan yang dirasakan sehingga masyarakat tidak menggunakan BPJS/Jamkesda yang dimiliki.

Terdapat sekitar 0,33% masyarakat peserta BPJS/Jamkesda yang pernah ditolak periksa kesehatan menggunakan jaminan kesehatan tersebut pada tahun 2019. Persentase tersebut turun dari tahun 2018 sebesar 0,1%. Penyebab paling banyak pemeriksaan kesehatan mereka ditolak adalah karena tidak memenuhi prosedur dengan persentase sebesar 46,37% pada tahun 2019. Angka tersebut menurun dari tahun 2018 sebesar 67,89%.

Sumber : Badan Pusat Statistik
Penulis  : Iqsyan Iswara Putra
Editor    : Hepy Dinawati