Breaking News

Perhubungan

Uji Kelayakan Kendaraan Bermotor

Tercatat sebanyak 397.452 kendaraan yang terdaftar pada pengujian kendaraan bermotor di DKI Jakarta terhitung dari bulan Januari 2019 hingga akhir September 2019

Dinas perhubungan DKI Jakarta adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah yang wajib melakukan serangkaian kegiatan untuk melakukan uji kendaraan bermotor di Kawasan DKI Jakarta sebagai bukti kendaraan yang membawa penumpang dan/atau barang layak beroperasi di jalan raya secara teknis. Uji kelayakan kendaraan ini disebut dengan uji kir yang dilakukan secara berkala.

Jenis kendaraan terdaftar telah melakukan pengujian kelayakan kendaraan bermotor meliputi bajaj, mobil bus, mobil penumpang umum, mobil barang, mobil khusus, dan kereta tempelan. Adapun kategori uji kendaraan terbagi menjadi empat kategori yaitu uji perdana, uji berkala, uji berkala HIBA, dan ramp check.

Hasil rekapan data dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta tercatat sebanyak 397.452 kendaraan yang terdaftar dalam pengujian kendaraan bermotor dari awal tahun 2019 sampai dengan September 2019. Pada bulan Juli 2019, jumlah kendaraan yang terdaftar uji kendaraan sebanyak 50.454 kendaraan yang merupakan jumlah tertinggi dibandingkan dengan bulan lainnya hingga September 2019, sedangkan pada bulan Juni tercatat sebanyak 29.952 kendaraan yang terdaftar uji kir dengan jumlah terendah.

Dari sebanyak 397.452 kendaraan yang mengikuti uji kir, 92,81% atau sebanyak 368.863 kendaraan dinyatakan lulus uji, sebaliknya jumlah kendaraan yang tidak lulus uji sebesar 7,19% atau sebanyak 28.589 kendaraan.

Sampai akhir September 2019, mobil barang menduduki peringkat terbanyak dibandingkan jenis kendaraan lain yaitu sebanyak 266.449 kendaraan dan mobil penumpang umum mempunyai jumlah terendah sebanyak 14.282 kendaraan. Dari semua kategori jenis kendaraan, uji berkala merupakan uji kendaraan dengan jumlah kendaraan terbanyak yaitu sebesar 92,34% atau sebanyak 367.003 kendaraan, sedangkan jumlah kendaraan uji berkala HIBA menduduki posisi terendah yaitu hanya sebesar 0,05% atau sebanyak 194 kendaraan.

Secara rerata, persentase kelulusan uji kir kendaraan di DKI Jakarta dari Januari 2019 sampai dengan September 2019 bernilai diatas 90% dengan dua kategori uji kendaraan yang mencapai 100% yaitu uji perdana dan uji berkala HIBA, disusul dengan uji berkala dengan nilai persentase sebesar 93,21%. Namun, persentase kelulusan uji ramp check dinilai masih rendah yaitu sebesar 53,76% atau hanya sebanyak 4.265 kendaraan yang lulus kir kategori ini dari total keseluruhan kendaraan sebanyak 7.934 kendaraan yang terdaftar.

Dari empat kategori uji kir, tidak ada satupun kendaraan yang tidak lulus uji perdana dan berkala HIBA. Persentase sebesar 7,19% kendaraan yang tidak lulus uji kir didominasi oleh kategori uji ramp check dan uji berkala. Sebanyak 24.920 dan 28.589 kendaraan yang tidak lulus uji berkala dan tidak lulus ramp check dari Januari 2019 sampai dengan September 2019.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh Dinas Perhubungan, tidak ada satupun jenis kendaraan bajaj, mobil khusus, dan kereta tempelan yang terdaftar dalam uji kendaraan berkala hiba dan ramp check. Sedangkan dari data yang dimiliki hanya kendaraan jenis mobil bus yang terdaftar mengikuti uji ramp check.

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta selalu berupaya untuk memperbaiki pelayanannya kepada masyarakat seperti halnya dalam memfasilitasi masyarakat untuk mendaftarkan dan melakukan uji kelayakan kendaraannya secara berkala. Dalam upaya untuk membantu memfasilitasi masyarakat dalam pendaftaran pengujian kendaraan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-KIR Jakarta yang dapat digunakan para pemilik kendaraan untuk mendapat nomor booking uji kir sehingga pemilik kendaraan tidak perlu antre dengan datang ke tempat pengujian kendaraan bermotor (PKB).

Sumber : Dinas Perhubungan
Penulis : Dwi Puspita Sari
Editor   : Hepy Dinawati