Breaking News

Kependudukan

Agama Penduduk DKI Jakarta Tahun 2020

Penduduk DKI Jakarta penganut agama Kristen paling banyak tersebar di Jakarta Barat yaitu 268.502 jiwa

Terdapat 1.340 suku yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat majemuk akan keberagaman termasuk agama. Indonesia sendiri merupakan negara dengan penganut agama Islam terbanyak di dunia, namun penduduknya saling menghargai perbedaan dengan menerapkan semboyan bhineka tunggal ika yang berarti walaupun berbeda-beda namun tetap satu. Dalam sila pertama Pancasila disebutkan bahwa Ketuhanan yang Maha Esa yang berarti penduduk Indonesia harus mengakui adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Pada tahun 2020, terdapat enam agama yang diakui oleh Indonesia yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. DKI Jakarta sendiri terdapat 11.196.633 penduduk yang 84% penduduknya menganut agama Islam. Kendati demikian, persebaran penduduk berdasakan agama yang dianut cukup merata di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

            Meskipun mayoritas penduduk DKI Jakarta beragama Islam, penganut agama Kristen menjadi yang terbanyak kedua sebesar 8,6% atau sebanyak 960.162 jiwa. Jumlah penduduk penganut agama Kristen tersebar paling banyak di Jakarta Barat dengan jumlah 268.502 jiwa. Tidak hanya agama Kristen, Jakarta Barat juga menjadi wilayah dengan persebaran agama Buddha, Katolik, dan Konghucu terbanyak dengan 203.889 jiwa penganut agama Buddha, 149.516 jiwa penganut agama Katolik, dan 825 jiwa penganut agama Konghucu.

            Indonesia sendiri sebenarnya memiliki agama asli yaitu agama Nusantara yang terbentuk berdasarkan rasa syukur atas kehidupan sehari-hari yang terdiri dari sukacita dan kemalangan. Namun, seiring datangnya agama asing ke Indonesia melalui masa kerajaan agama Hindu, Buddha, Islam, dan penjajahan kolonial membuat para penganutnya kian lama semakin pudar. Di DKI Jakarta sendiri, jumlah penganut aliran kepercayaan merupakan yang paling sedikit diantara agama lainnya yaitu 262 jiwa dan tersebar paling banyak di Jakarta Timur yaitu 123 penduduk. Persebaran penganut agama Hindu juga paling banyak mendiami wilayah Jakarta Timur sebanyak 5.541 jiwa.

            Persebaran penganut agama di DKI Jakarta menyebabkan terjadinya pluralisme budaya yang dapat terlihat seperti halnya Masjid Istiqlal yang berdiri berhadapan dengan Gereja Katedral di Jakarta Pusat. Dengan data persebaran penduduk di DKI Jakarta yang sangat banyak dan majemuk, mari saling berkomunikasi dengan bahasa yang dapat dipahami oleh semua makhluk, yaitu kebaikan dan akhirnya dapat saling mengucap syukur kepada Tuhan Semesta Alam dengan cara yang sesuai bagi masing-masing pemeluk agama.

 

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Yohanes de Britto Dian Natyasta
Editor: Dwi Puspita Sari dan Hepy Dinawati