Breaking News

Pendidikan

Jumlah Guru dan Murid di DKI Jakarta Tahun 2020

 Tercatat sebanyak 86.416 guru dan 1.619.295 murid dari berbagai satuan pendidikan di DKI Jakarta mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK

Guru merupakan salah satu profesi yang berperan penting dalam mencerdaskan bangsa. Profesi ini berperan sebagai pengajar, pendidik, pelatih hingga pembimbing peserta didik. Berikut adalah data jumlah guru di DKI Jakarta menurut wilayah administratif mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK di Provinsi DKI Jakarta.

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Total seluruh guru di DKI Jakarta adalah 86.416 guru yang terbagi atas 7.439 guru TK, 37.924 guru SD, 18.673 guru SMP, 10.881 guru SMA dan 11.499 guru SMK. Keseluruhan guru tersebut juga terbagi atas 44.477 guru di sekolah swasta dan 41.939 guru di sekolah negeri.

Guru TK di DKI Jakarta merupakan guru dengan jumlah paling sedikit jika dibandingkan dengan jumlah guru dari satuan pendidikan lainnya dengan persentase sebesar 9%. Dari keseluruhan 7.439 guru TK di seluruh DKI Jakarta terbagi atas, 7.180 guru TK Swasta dan 259 guru TK Negeri. Guru TK terbanyak terdapat di Jakarta Timur dengan 2.128 guru TK. Sementara itu guru TK paling sedikit terdapat di Kepulauan Seribu dengan jumlah 31 guru.

Sementara itu, guru SD menjadi guru yang paling banyak diantara guru lainnya dengan persentase yang mencapai 44%, diikuti oleh guru SMP dengan jumlah yang mencapai 18.673 guru atau sebesar 22%. Dengan total 37.924 guru dimana terbagi atas 23.622 guru SD Negeri dan 14.302 guru SD Swasta. Guru dengan jumlah terbanyak di Jakarta Timur dengan jumlah 11.243 guru. Lalu guru SD paling sedikit terdapat di Kepulauan Seribu dengan jumlah 164 guru SD dimana tidak ada satupun guru swasta di Kepulauan Seribu.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (cut off 1 April 2021) terjadi peningkatan jumlah guru pada semua satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK yaitu sebesar 7,1% atau bertambah sebanyak 6.166 guru. Guru sekolah negeri bertambah sebanyak 69 guru, sedangkan untuk guru sekolah swasta bertambah sebanyak 6.097 guru.

Murid dapat didefinisikan sebagai seseorang yang belajar pada guru di berbagai tingkatan satuan pendidikan. Guru dan murid merupakan keterkaitan yang saling berhubungan dan melengkapi satu sama lainnya. Berikut adalah jumlah murid mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di DKI Jakarta.

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Seluruh murid yang ada di DKI Jakarta mulai dari murid TK, SD, SMP, SMA, dan SMK berjumlah sebanyak 1.619.295 murid. Jumlah ini terbagi atas 68.184 murid TK, 797.304 murid SD, 366.044 murid SMP, 170.562 murid SMA, dan 217.201 murid SMK. Total murid ini juga terbagi atas 937.672 murid sekolah negeri dan 681.623 murid sekolah swasta.

Murid TK menjadi murid yang paling sedikit jika dibandingkan dengan murid dari jenjang pendidikan lainnya yaitu 68.184 atau 4% yang terbagi atas 4.295 murid TK negeri dan 63.889 murid TK swasta. Murid TK terbanyak terdapat di Jakarta Timur dengan jumlah 19.298 dan Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan murid paling sedikit yaitu 537 murid TK. Sebaliknya, murid SD menjadi murid yang paling banyak di DKI Jakarta dengan jumlah murid yang mencapai 797.304 atau sebesar 49% dengan rincian 565.344 murid di SD negeri dan 231.960 murid di SD swasta. Selain mempunyai jumlah penduduk terbanyak di DKI Jakarta, Jakarta Timur juga mempunyai murid SD terbanyak yaitu 243.272 murid sedangkan murid SD paling sedikit berada di Kepulauan Seribu yaitu 2.534 murid.

Pada tahun 2021 (per cut off 1 April 2021) terjadi penambahan jumlah murid untuk semua satuan pendidikan dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK di DKI Jakarta dimana pada tahun 2020 jumlah murid adalah 1.619.295 murid menjadi 1.669.983. Bertambah sebanyak 50.688 murid atau tumbuh sekitar 3,1%. Murid sekolah negeri yang awalnya berjumlah 937.672 bertambah sebanyak 2.461 murid hingga menjadi 940.133 murid sekolah negeri. Lalu murid sekolah Swasta bertambah sebanyak 48.227 murid dari yang awalnya berumlah 681.623 menjadi 729.850 murid sekolah Swasta.

Kuantitas manusia yang akan selalu bertumbuh dari waktu ke waktu tentu harus diiringi juga dengan kualitas. Kualitas ini tentu dipengaruhi oleh keberadaan guru dan murid. Guru dan murid akan selalu menjadi kesatuan yang mempengaruhi kualitas manusia. Pemerintah tentu mempunyai peran penting dalam kemajuan guru dan murid melalui berbagai kebijakan seperti penambahan fasilitas pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.

 

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Deddy Lukman Shaid
Editor: Hepy Dinawati dan Dwi Puspita Sari