Breaking News

Kesehatan

Lansia Penerima Vaksin di DKI Jakarta Per Oktober 2021

Sebanyak 35.059.207 lansia sudah tervaksinasi baik dosis 1 maupun dosis 2 per Oktober 2021

Direktur-Jendral World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, melalui pernyataan resminya pada 6 Februari 2021 menyampaikan perihal pentingnya bagi seorang lanjut usia (lansia) untuk diprioritaskan dalam vaksinasi covid-19.  Kategori lansia itu sendiri adalah orang-orang yang telah berusia di atas usia 60 tahun. Hal tersebut juga diatur sesuai dengan Undang-Undang No.13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia Pasal 1 Ayat 2 bahwa lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 (enam puluh) tahun keatas.

Salah satu alasan lansia menjadi salah satu prioritas dalam program vaksinasi adalah tingginya tingkat kematian yang disebabkan oleh covid-19 pada rentang usia 65 tahun keatas jika dibandingkan dengan kategori usia lainnya. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19, angka kematian pada lansia per 29 Mei 2021 mencapai 49,4%. Selain karena faktor usia, penyakit komorbid atau bawaan juga dapat meningkatkan risiko kematian yang tinggi. Sehingga, lansia pemilik penyakit komorbid menjadi kelompok yang sangat rentan.

Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor HK.02.02/I/1669/2021 tentang percepatan pelaksanaan vaksinasi covid-19. Dengan target paling tidak 80% tervaksinasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta bekerja sama dengan pihak-pihak terkait guna menjalankan program vaksinasi yang merata dan tepat sasaran.

Sumber: Open Data Jakarta

Tercatat per Oktober 2021, sebanyak 35.059.207 lansia di seluruh wilayah DKI Jakarta sudah tervaksinasi baik dosis 1 maupun dosis 2. Sebesar 52,99% lansia di DKI Jakarta telah menerima vaksin dosis 1, sedangkan 47,01% lansia sudah menerima vaksin dosis 2. Wilayah administrasi Jakarta Timur menjadi wilayah administrasi paling banyak melakukan vaksinasi bagi lansia sebesar 26,53% atau sebanyak 9.302.885 orang. Selanjutnya jumlah vaksinasi lansia terbesar kedua yakni 23,55% atau sebanyak 8.254.728 orang lansia telah divaksinasi di wilayah administrasi Jakarta Barat.

Sumber: Open Data Jakarta

Duren Sawit, Tanjung Priok, dan Cengkareng menjadi tiga kecamatan dengan jumlah vaksinasi terhadap lansia paling banyak dengan total 4.265.843 lansia atau sebesar 12,17% dari seluruh kecamatan. Walaupun wilayah administrasi paling banyak yang melakukan vaksinasi terhadap lansia adalah Jakarta Timur, namun empat dari sepuluh kecamatan didominasi dari wilayah administrasi Jakarta Utara. Keempat kecamatan tersebut adalah Duren Sawit, Tanjung Priok, Penjaringan, dan Tambora.

Sumber: Open Data Jakarta

Sedangkan, lima kelurahan yang melakukan vaksinasi terhadap lansia terbanyak adalah Kelurahan Pluit, Sunter Agung, Pejagalan, Duri Kepa, dan Kelapa Gading Timur dengan total 1.952.874 lansia. Jika dilihat dari wilayah administrasinya, enam dari sepuluh kelurahan berada di wilayah administrasi Jakarta Utara, dua wilayah administrasi Jakarta Timur, dan dua wilayah administrasi Jakarta Barat.

Jajaran pemerintahan dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota administrasi, hingga TNI-Polri juga membantu dalam proses percepatan vaksinasi tersebut. Selain itu, Dinkes Jakarta juga berkolaborasi dengan Dinas dan OPD lain guna mempercepat vaksinasi terhadap seluruh masyarakat DKI Jakarta. Salah satu kolaborasi yang dilakukan adalah bersama Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) untuk mengakomodasi pendaftaran melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki). Dengan mempermudah dan meningkatkan akses pendaftaran vaksinasi, diharapkan hal tersebut juga mempermudah semua kalangan termasuk generasi muda untuk mendaftarkan dirinya dalam mendapatkan vaksin baik dosis 1 maupun 2.

Sumber: Open Data Jakarta
Penulis: Bernadus Satrio Bimantoro Aji Pamungkas
Editor: Hepy Dinawati dan Farah Khoirunnisa