Breaking News

Kependudukan

Laporan Kedatangan Penduduk dari Luar DKI Jakarta Januari 2021

Pada Januari 2020 tercatat sebanyak 9.890 pelaporan kedatangan penduduk dari luar DKI Jakarta

Perpindahan penduduk merupakan kegiatan yang lumrah dilakukan oleh masyarakat. Mulai dari pindah antar kecamatan, desa, kota bahkan negara. Jakarta sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia sebagai pusat ekonomi negara dimana kedatangan penduduk dari wilayah lain sering terjadi. Awal tahun merupakan salah satu momen dimana banyak warga yang melakukan perpindahan karena pada akhir tahun sebelumnya merupakan libur natal dan tahun baru. Banyak warga memanfaatkan waktu libur ini untuk melakukan perpindahan dengan tujuan seperti mengunjungi tempat wisata dan bertemu keluarga.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Secara umum dari keseluruhan warga yang mendatangi Jakarta pada Januari 2021, jenis kelamin perempuan lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis kelamin laki-laki. Jumlah penduduk berkelamin laki-laki yang mendatangi Jakarta adalah 4638 (47%) sedangkan penduduk dengan jenis kelamin perempuan mencapai 5.252 atau sekitar 53% penduduk.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Jika dilihat berdasarkan wilayah administratif, kedatangan penduduk dari luar DKI Jakarta terbanyak pada Januari 2021 berada di Jakarta Timur yaitu 3.281 orang, sedangkan hanya 28 orang yang dilaporkan datang dari luar DKI Jakarta ke Kepulauan Seribu. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah penduduk Jakarta Timur yang merupakan daerah yang memiliki penduduk paling banyak di DKI Jakarta. Begitu pun dengan Kepulauan Seribu yang memiliki penduduk paling sedikit di Provinsi Jakarta.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Pada Januari 2021 terdapat 9.890 orang yang mendatangi DKI Jakarta. Setiap pendatang ini mempunyai berbagai tujuan mengunjungi ibu kota ini. Apabila kita kerucutkan menjadi 10 kecamatan yang paling banyak dikunjungi, Kecamatan Cakung menjadi kecamatan dengan kedatangan penduduk paling banyak pada bulan Januari dengan jumlah 656 orang dan Kecamatan Cipayung menjadi yang paling sedikit dengan jumlah 320 orang. Dari sepuluh kecamatan tersebut, Jakarta Timur memiliki lima kecamatan yang paling banyak dikunjungi lalu Jakarta Selatan dan Jakarta Utara dengan masing-masing dua kecamatan serta Jakarta Barat dengan satu kecamatan.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Lalu apabila kita melihat 10 kecamatan dengan jumlah kecamatan terendah, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara menjadi kecamatan dengan kedatangan paling sedikit dengan jumlah 12 orang saja. Sementara itu, Kecamatan Kelapa Gading menjadi kecamatan yang paling banyak dikunjungi diantara 10 kecamatan terendah dengan jumlah 116 orang. Dari sepuluh kecamatan tersebut, terdapat enam kecamatan yang berada di Jakarta Pusat. Kepulauan Seribu memiliki dua kecamatan lalu Jakarta Barat dan Jakarta Utara masing-masing memiliki satu kecamatan dengan kedatangan penduduk paling sedikit.

Jika dibandingkan dengan data pada Januari 2021, terdapat penurunan jumlah pelaporan kedatangan penduduk dari luar DKI Jakarta sebanyak 3.479 orang atau turun sekitar 35%. Kedatangan penduduk ke suatu kota merupakan hal yang biasa terjadi setiap bulannya di Indonesia. Kedatangan ini juga merupakan bagian dari pembangunan negara dimana roda perekonomian akan selalu berputar seiring mobilitas perpindahan penduduk dari satu tampat ke tempat lainnya. Untuk memfasilitasi kedatangan penduduk yang menjalankan roda perekonomian negara, pemerintah tentu menerapkan berbagai kebijakan yang mendukung mobilitas warganya seperti pembuatan jalan, penambahan moda transportasi darat, laut, dan udara serta kebijakan-kebijakan pendukung lainnya sehingga warga dapat memaksimalkan pemanfaatan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah.

 

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Deddy Lukman Shaid
Editor: Hepy Dinawati dan Dwi Puspita Sari