Breaking News

Kependudukan

Pelaporan Perpindahan Penduduk Keluar DKI Jakarta Januari 2021

Tercatat sebanyak 15.706 laporan perpindahan penduduk ke luar DKI Jakarta Januari 2021

Perpindahan penduduk dari suatu kota merupakan sesuatu yang sering terjadi hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Banyak alasan yang mendasari masyarakat melakukan perpindahan dari satu wilayah ke wilayah lainnya seperti kebutuhan akan pekerjaan, bencana alam sampai dengan alasan keluarga. Pada Januari 2021, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam peraturan tersebut diatur mengenai mobilitas pergerakan penduduk untuk keluar dan masuk pada suatu wilayah termasuk DKI Jakarta.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 15.706 penduduk pindah ke luar DKI Jakarta menuju wilayah lainnya. Jumlah ini didominasi oleh penduduk laki-laki sebesar 51% atau sebanyak 8.057 jiwa. Persentase ini berbanding lurus dengan jumlah penduduk DKI Jakarta dimana penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan penduduk perempuan.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Pada Januari 2021, Jakarta Timur menjadi daerah yang penduduknya melakukan perpindahan ke luar DKI Jakarta paling banyak dengan jumlah 4.507 jiwa. Jumlah ini disusul oleh Jakarta Barat dengan 3.550 jiwa dan Jakarta Selatan dengan 3.240 jiwa. Sedangkan, tercatat hanya 0,09% atau sebanyak 14 penduduk yang melakukan perpindahan ke luar DKI Jakarta dari Kepulauan Seribu.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Grafik di atas menunjukan 10 kecamatan dengan perpindahan penduduk terbanyak pada Januari 2021. Kecamatan Cakung menjadi kecamatan yang penduduknya paling banyak melakukan perpindahan ke luar DKI Jakarta pada Januari 2021 sebanyak 1.076 jiwa. Jika dilihat dari 10 kecamatan di atas, Jakarta Utara merupakan wilayah administratif yang memiliki kecamatan dengan penduduk paling banyak yang melakukan perpindahan yaitu sebanyak empat kecamatan meliputi Penjaringan, Koja, Tanjung Priok, dan Cilincing. Jumlah ini disusul oleh Jakarta Timur dengan tiga kecamatan yaitu Kramatjati, Duren Sawit, dan Cakung.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Grafik di atas menunjukkan 10 kecamatan dengan perpindahan penduduk paling sedikit pada Januari 2021. Berbanding lurus dengan jumlah penduduknya yang paling sedikit jika dibandingkan dengan wilayah administratif lainnya di DKI Jakarta, dua kecamatan di Kepulauan Seribu yaitu Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara terlapor mempunyai perpindahan penduduk ke luar DKI Jakarta pada Januari 2021 paling sedikit masing-masing 8 dan 6 jiwa.

Apabila dibandingkan dengan perpindahan penduduk yang terjadi pada Januari 2020 ke Januari 2021, terjadi kenaikan sebesar 19% atau sebanyak 2.501 jiwa penduduk terlapor melakukan perpindahan penduduk ke luar DKI Jakarta. Beberapa masyarakat yang tinggal dan bekerja di DKI Jakarta merasakan dampak langsung dari masa pandemi ini. Beberapa penduduk dengan terpaksa harus menutup usahanya dikarenakan turunnya daya beli masyarakat selama masa pandemi ini. Selain itu, pelaksanaan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan pembatasan aktivitas di luar rumah juga merupakan salah satu faktor turunnya jumlah pelanggan. Seperti contoh pemilik Restoran Nasi Padang atau Warung Tegal harus rela kembali ke daerah asalnya dikarenakan kehilangan pelanggan.

Perpindahan warga DKI Jakarta ke wilayah lain di Indonesia maupun luar negeri merupakan hal yang lumrah terjadi setiap bulan bahkan tahun. Kebutuhan akan pekerjaan menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat melakukan perpindahan. Perpindahan yang dilakukan oleh masyarakat ini tentu memengaruhi perekonomian negara. Pemerintah pun mendukung perpindahan yang berdampak pada peningkatan ekonomi penduduknya dengan memberikan berbagai kebijakan yang dapat membantu perpindahan warga. Kebijakan-kebijakan seperti pembangunan infrastruktur jalan dan penambahan moda transportasi untuk mempermudah mobilitas merupakan beberapa upaya yang dilakukan pemerintah demi melancarkan aktivitas perpindahan masyarakat.

 

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Deddy Lukman Shaid
Editor: Hepy Dinawati dan Dwi Puspita Sari