Breaking News

Ekonomi

Penanaman Modal di DKI Jakarta Tahun 2020

Nilai investasi penanaman modal asing di DKI Jakarta pada tahun 2020 mencapai 51.984,2 juta US dollar

Secara umum penanaman modal adalah kondisi dimana seseorang atau lembaga melakukan kegiatan menanam modal pada sektor-sektor usaha yang ada di Indonesia. Penanaman modal ini bisa dari asing dan dari Indonesia sendiri. Penanaman modal bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan memajukan sumber daya manusia. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal bahwa pengertian dari penanaman modal adalah perseorangan atau badan usaha yang melakukan penanaman baik modal dalam negeri maupun asing. Penanaman modal dinilai penting dalam berkontribusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Sumber: Dinas Penanaman Modal Provinsi DKI Jakarta

Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia, nilai investasi yang direalisasikan dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) di DKI Jakarta pada tahun 2020 sebesar 32.962,4 miliar rupiah. Pada tahun 2013 sampai dengan 2016, nilai investasi mengalami fluktuasi dimana nilai investasi naik pada tahun 2014 lalu mengalami penurunan pada tahun 2015 dan 2016. Dapat dilihat dari grafik di atas bahwa nilai investasi mengalami kenaikan dari tahun 2016 sampai dengan 2019, namun nilai investasi ini mengalami penurunan pada tahun 2020 sebesar 46,92%. Penurunan nilai investasi yang signifikan ini merupakan salah satu dampak yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Berbeda dengan nilai investasi yang mengalami penurunan, proyek yang direalisasikan dari PMDN pada tahun 2020 mencapai 15.196 proyek. Jumlah tersebut mengalami peningkatan lebih dari tiga kali lipat jika dibandingkan dengan jumlah proyek pada tahun 2019.

Sumber: Dinas Penanaman Modal Provinsi DKI Jakarta

Pada tahun 2020, nilai investasi penanaman modal asing (PMA) di DKI Jakarta mencapai 51.984,2 juta US dollar. Nilai mata uang luar negeri yang berbeda menjadi salah satu faktor yang menyebabkan nilai investasi PMA lebih besar daripada nilai investasi PMDN. Nilai investasi PMA pada tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 15,94% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Untuk jumlah proyek terealisasi dari PMA tahun 2020 sebanyak 12.890 proyek, jumlah ini naik sebesar 59,29% jika dibandingkan dengan proyek terealisasi pada tahun sebelumnya. Penurunan ini kembali dapat disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan, DKI Jakarta menjadi magnet tersendiri bagi penanam modal untuk melakukan investasi. Kuantitas masyarakat DKI Jakarta juga menjadi nilai tambah bagi penanam modal untuk berinvestasi. Investasi yang dilakukan penanam modal ini juga dapat membuka lapangan kerja bagi penduduk. Meskipun banyak pihak yang ingin melakukan investasi di DKI Jakarta, pemerintah tentu akan menyaring berbagai lembaga yang dapat dan tidak dapat memajukan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat.

 

Sumber: Dinas Penanaman Modal Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Muhammad Amin dan Midun Imbas
Editor: Hepy Dinawati dan Dwi Puspita Sari