Breaking News

Kependudukan

Penerbitan Akta Kelahiran Triwulan I Tahun 2021

Kalideres merupakan kecamatan dengan penerbitan akta kelahiran terbanyak pada triwulan I tahun 2021

Akta kelahiran merupakan salah satu surat yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk kelahiran seorang bayi. Akta kelahiran berfungsi sebagai dokumen legal secara hukum yang digunakan sebagai identitas penduduk. Selain berfungsi sebagai identitas yang diakui oleh negara, akta kelahiran juga digunakan sebagai dokumen pencatatan-pencatatan lainnya mulai dari pendidikan, perkawinan, kematian, dan lain-lain.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

            Grafik di atas menunjukkan penurunan penerbitan akta kelahiran yang cukup signifikan pada Triwulan I tahun 2019 sampai dengan triwulan yang sama pada 2021. Penurunan yang sangat signifikan terjadi pada triwulan I tahun 2019 ke triwulan I tahun 2020 yaitu sebesar 10% atau sebanyak 7.911. Penurunan yang signifikan dalam kurun waktu tersebut dapat disebabkan karena diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada minggu ketiga Maret 2020 dikarenakan mulai merebaknya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sehingga penduduk belum berkesempatan untuk melaporkan kelahiran bayi di kantor perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta terdekat.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Secara umum jumlah penerbitan akta laki-laki lebih banyak dibanding perempuan dengan persentase 51% banding 49%. Jakarta Barat menjadi wilayah administratif yang memiliki penerbitan akta kelahiran paling banyak dengan 11.627 laki-laki dan 10.784 perempuan. Sementara itu penerbitan akta kelahiran paling sedikit berada di Kepulauan Seribu dengan 80 laki-laki dan 86 perempuan. Jumlah ini sejalan dengan jumlah laki-laki yang lebih banyak dari jumlah perempuan di DKI Jakarta.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Grafik di atas menunjukkan bahwa dua kecamatan dari Jakarta Barat menjadi kecamatan dengan penerbitan akta kelahiran paling banyak dengan jumlah 7.928 akta di Kecamatan Kali Deres dan 7.013 akta di Kecamatan Cengkareng. Terdapat tiga kecamatan di Jakarta Timur yang masuk dalam kategori 10 kecamatan dengan kelahiran paling banyak yaitu Cakung, Duren Sawit, dan Ciracas. Jumlah ini disusul oleh Jakarta Utara yang memiliki tiga kecamatan yaitu Cilincing, Tanjung Priok, dan Penjaringan.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Grafik di atas menggambarkan 10 kecamatan yang memiliki penerbitan akta kelahiran paling sedikit di DKI Jakarta. Kepulauan Seribu memiliki dua kecamatan dengan penerbitan akta paling sedikit yaitu Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Utara. Jumlah pelaporan penerbitan akta kelahiran pada kedua wilayah tersebut masing-masing 63 dan 103 akta kelahiran.

PSBB yang masih diberlakukan di DKI Jakarta secara tidak langsung memberikan dampak kepada jumlah pelaporan akta kelahiran penduduk. Namun hal ini tentu dapat menjadi evaluasi bagi pemerintah dan masyarakat agar dapat memaksimalkan interaksi dan komunikasi dengan memanfaatkan media daring seperti portal resmi pemerintah.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Deddy Lukman Shaid
Editor: Hepy Dinawati dan Dwi Puspita Sari