Breaking News

Kependudukan

Perpindahan Penduduk Keluar Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020

Selama bulan Januari hingga Oktober 2020, jumlah perpindahan penduduk keluar Provinsi DKI Jakarta tercatat sebanyak 123.643 penduduk dan ini lebih besar 20% dibandingkan jumlah kedatangan penduduk dari luar Provinsi DKI Jakarta

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2004 Tentang Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil pada Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 10 ayat (3) mengatakan bahwa setiap perpindahan dan pendatang wajib dilaporkan kepada Lurah maupun Dinas. Oleh karena itu, Disdukcapil selalu mendata setiap pelaporan perpindahan penduduk keluar Provinsi DKI Jakarta maupun kedatangan penduduk dari luar Provinsi DKI Jakarta.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Selama bulan Januari hingga Oktober 2020, jumlah perpindahan penduduk keluar Provinsi DKI Jakarta yang tercatat sebanyak 123.643 penduduk. Jumlah ini lebih besar sekitar 20% dibandingkan dengan jumlah kedatangan penduduk dari luar Provinsi DKI Jakarta. Rata-rata pertumbuhan jumlah perpindahan penduduk sebesar 44% setiap bulannya. Besarnya nilai rata – rata pertumbuhan ini diakibatkan melonjaknya jumlah pertumbuhan di bulan Juni yang mencapai 418% dari bulan Mei. Sedangkan jika dilihat pertumbuhan setiap bulannya, terdapat empat bulan yaitu Februari, April, Agustus dan Oktober yang bernilai negatif atau menurun dari bulan sebelumnya.

Berbeda dengan jumlah kedatangan penduduk yang didominasi wanita, jumlah perpindahan penduduk justru didominasi oleh penduduk laki-laki yaitu sebesar 51%. Selain itu, dari jumlah ini paling banyak keluar di bulan Juli dengan persentase sebesar 15% atau 19.001 jiwa penduduk. Sedangkan jumlah perpindahan penduduk yang terendah yaitu pada bulan April dengan persentase hanya sebesar 1% atau 1.827 jiwa penduduk.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Jika menurut Kota/Kabupaten, jumlah perpindahan penduduk keluar DKI Jakarta paling banyak yaitu di Jakarta Timur dengan persentase sebesar 30% atau 37.366 jiwa penduduk. Kemudian, urutan jumlah terbesar selanjutnya yaitu Jakarta Barat 23%, Jakarta Selatan 19%, Jakarta Utara 18%, Jakarta Pusat 10%, dan yang terendah di Kepulauan Seribu yaitu hanya 160 jiwa penduduk.

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta

Kelurahan dengan jumlah pelaporan perpindahan penduduk keluar DKI Jakarta terbanyak yaitu di Kapuk dengan jumlah persentase 1,8% atau 2.221 penduduk. Kelurahan lainnya yang masuk 10 kelurahan dengan perpindahan penduduk terbanyak diantaranya Penjaringan, Penggilingan, Jatinegara, Sukapura, Tegal Alur, Cakung Barat, Cakung Timur, dan Semanan. Kelurahan–kelurahan ini didominasi dari wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

 

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Khoirun Nisa
Editor: Hepy Dinawati