Breaking News

Pendidikan

Satuan Pendidikan di DKI Jakarta Tahun 2020

Di tahun 2020, sebesar 69% atau 4.420 sekolah di DKI Jakarta merupakan sekolah swasta

Sekolah adalah sebuah lembaga pendidikan formal yang mempunyai wewenang untuk mengadakan proses belajar mengajar. Sekolah juga memiliki beberapa jenjang pendidikan yang dimulai dari pendidikan anak usia dini yaitu TK, pendidikan Sekolah Dasar (SD), pendidikan sekolah menengah seperti SMP, SMA, dan SMK hingga pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. DKI Jakarta yang merupakan ibukota negara Republik Indonesia adalah provinsi yang memiliki banyak penduduk. Banyaknya penduduk yang bermukim di wilayah ini berdampak juga pada jumlah sekolah yang ada.

Sumber: DDA, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Secara keseluruhan, terdapat 6.421 sekolah di DKI Jakarta. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Setiap sekolah ini juga terbagi menjadi sekolah negeri dan swasta. Di DKI Jakarta jumlah sekolah swasta mendominasi yaitu sebesar 69% atau sebanyak 4.420 sekolah, selebihnya sekolah negeri sebanyak 2.001 sekolah. Dilihat dari jumlahnya, SD merupakan sekolah dengan jumlah terbanyak di DKI Jakarta dibandingkan dengan tingkatan sekolah lainnya yaitu sebesar 37% atau sebanyak 2.362 buah. Disisi lain, SMA merupakan tingkatan sekolah dengan jumlah paling sedikit yaitu sebesar 7% atau sebanyak 490 buah.

Terdapat sebanyak 1.925 TK yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta dimana jumlah ini didominasi oleh TK swasta yang berjumlah 69 buah dan TK negeri berjumlah 1.856 buah. TK dengan jumlah terbanyak terdapat di Jakarta Timur, sedangkan TK paling sedikit berada di Kepulauan Seribu. Hal ini berbanding lurus dengan luasnya wilayah dan banyaknya penduduk di wilayah Jakarta Timur dibandingkan dengan wilayah administratif lainnya.

Sumber: DDA, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

SD merupakan sekolah terbanyak jika dibandingkan dengan tingkatan sekolah lainnya. Terdapat total 2.362 SD yang terdiri dari 1.449 SD Negeri dan 913 SD Swasta yang tersebar di DKI Jakarta. Jakarta Timur menjadi kota yang mempunyai SD paling banyak dengan total 640 buah. Sebaliknya, Kepulauan Seribu menjadi wilayah administratif yang memiliki SD paling sedikit yaitu hanya 14 buah. Hal ini dapat disebabkan karena sedikitnya jumlah penduduk di Kepulauan Seribu dibandingkan dengan wilayah administratif lainnya. Terdapat sebanyak 1.071 sekolah SMP yang terbagi atas 293 SMP Negeri dan 778 SMP Swasta. Jakarta Barat menjadi wilayah yang memiliki paling banyak SMP yaitu 278 buah. Lalu Kepulauan Seribu kembali menjadi wilayah administratif yang memiliki SMP paling sedikit yaitu 7 buah.

SMK sebagai sekolah yang sederajat dengan SMA juga memiliki jumlah yang relatif banyak di DKI Jakarta yang mencapai 573 buah. Jumlah ini terbagi atas 73 SMK Negeri dan 500 SMK Swasta. Jakarta Timur kembali menjadi wilayah yang memiliki sekolah terbanyak yaitu 194 SMK, sebaliknya Kepulauan Seribu menjadi daerah yang paling sedikit dengan memiliki hanya 1 SMK saja. SMA merupakan jenjang pendidikan sekolah yang paling sedikit jika dibanding dengan jenjang pendidikan sekolah lainnya di DKI Jakarta. Jumlah SMA di DKI Jakarta adalah 490 buah yang terdiri atas 117 SMA Negeri dan 373 SMA Swasta. SMA terbanyak berada di Jakarta Timur dengan total 123 buah sementara itu Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan jumlah SMA paling sedikit dengan hanya 1 buah saja.

Secara umum terdapat pertumbuhan pada setiap sekolah di DKI Jakarta kecuali pada jenjang pendidikan SMP. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (cut off pada 1 April 2021), sekolah TK atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dimana angka pertumbuhan melebihi dua kali lipat atau tepatnya 108% dari tahun 2020. Ada penambahan sebanyak 2.079 TK di DKI Jakarta dalam rentang waktu 2020-2021. Lalu, untuk tingkat SD terjadi penambahan sebanyak 2 SD atau sekitar 0,08% pada tahun 2020-2021. Sama seperti SD, sekolah pada tingkat pendidikan SMA dan SMK juga mengalami pertumbuhan yaitu sebesar 0,41% atau penambahan sebanyak 2 SMA dan sebesar 0,52% atau penambahan sebanyak 3 SMK pada rentang tahun 2020-2021. Berbeda dengan SD, SMA, dan SMK, sekolah pada tingkat pendidikan SMP mengalami penurunan 1 buah dari tahun sebelumnya.

Demi memenuhi kebutuhan wajib belajar 12 tahun, pembangunan sekolah akan terus dilakukan. Pertumbuhan penduduk pun juga menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pembangunan sekolah dalam memfasilitasi kebutuhan akan wajib belajar 12 tahun. Pemberian Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada warga DKI Jakarta yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan serta nutrisi murid untuk dapat menyelesaikan pendidikannya sampai dengan SMA atau SMK merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung pendidikan. Semoga pertumbuhan dan perkembangan sekolah dapat terlaksana dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas peserta didik yang akan menjadi penerus bangsa di masa yang akan datang.

 

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Penulis: Deddy Lukman Shaid
Editor: Hepy Dinawati dan Dwi Puspita Sari